Latest News

WISATA
KULINER

TIPS WISATA

KOTA MALANG

KOTA BATU

KABUPATEN MALANG

Recent Posts

Melepas Penat di Taman Puspa Kepanjen

Wisata Malang - Siapa yang nggak kenal sama Kepanjen? Kayanya sebagian besar udah pada kenal ya. Salah satu kecamatan di Kabupaten Malang ini dikenal juga dengan sebutan Kota Hijau. Banyak juga yang mengenal Kepanjen sebagai kandang singa, karena di Kecamatan ini terdapat Stadion klub sepak bola Arema yaitu Stadion Kanjuruhan. Sedangkan ikon dari Arema adalah singa, itulah alasan kenapa Kecamatan Kepanjen disebut sebagai kandang singa.


Baca juga Plataran Kepanjen Warung Baru yang Wajib-dicoba


Kecamatan yang sekaligus menjadi Ibu Kota Kabupaten Malang ini juga punya banyak tempat-tempat penting lho. Ada kantor kedinasan, pelayanan masyarakat, pelayanan kesehatan dan juga hiburan. Banyak tempat-tempat wisata yang menarik di Kecamatan Kepanjen mulai dari wisata air hingga taman. Buat kalian yang sedang melakukan perjalanan dari arah malang ke Blitar, kalian bisa mampir ke salah satu taman di Kecamatan Kepanjen yaitu Taman Puspa.


 

Taman Puspa sendiri berada di Desa Ngadilangkung Kecamatan Kepanjen. Taman ini letaknya strategis, tepat di pinggir jalan Jalur Lintas Barat (Jalibar) dan berhadapan dengan Perumahan PNS Bumi Kanjuruhan Kepanjen. Keberadaan taman ini semakin mempercantik dan menyegarkan suasana di sekitar Jalibar. Bagi pengendara yang menuju arah Kabupaten Blitar dan lewat di jalur ini nggak ada salahnya istirahat sejenak dan mampir di Taman Puspa ini. Tempatnya yang teduh oleh banyak pepohonan dan juga gazebo yang menghiasinya cocok sekali untuk kalian yang ingin melepas lelah sebelum kembali melanjutkan perjalanan.


Baca juga Warung Nayamul Jalibar Kepanjen


Nggak cuma buat kalian para pengendara yang ingin singgah, Taman Puspa juga pas banget untuk kalian yang ingin jalan-jalan sore bersama keluarga, dan menariknya lagi untuk masuk Taman Puspa ini kita nggak perlu bayar tiket masuk alias gratis lho. Terutama bagi kalian yang ingin mengajak anak jalan-jalan, selain tiket masuknya gratis taman ini juga cocok untuk anak-anak karena di Taman Puspa juga disediakan arena bermain anak.


Baca juga Tempat nongkrong asik di Kepanjen


Sama seperti tempat wisata kebanyakan, pengunjung akan lebih ramai di hari-hari libur. Apakah kalian tertarik mencobanya? Yuk mampir di Taman Puspa Kepanjen dan nikmati momennya. Jangan lupa share pengalaman di kolom komentar ya.

Nikmati Liburan Akhir Pekan di Predator Fun Park

Wisata Malang - Besok sudah akhir pekan nih, sudah ada rencana mau berlibur ke mana? Wah masih bingung ya. Tenang, wisatamalangku.com nggak pernah kehabisan solusi kok. Bagi anda yang masih bingung mau menghabiskan libur akhir pekan di mana, nih ada satu wisata yang keren dan tentunya menarik buat dikunjungi yaitu Predator Fun Park. Yuk kita intip.

Predator Fun Park berada di Kota Batu, tepatnya di Desa Tlekung Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Wisata Predator Fun Park ini masih berada di bawah naungan Jawa Timur Park (Jatim Park). Sesuai dengan namanya, di wisata ini banyak wahana maupun fasilitas yang bernuansa hewan-hewan predator. Di samping itu wisata ini juga memiliki wahana-wahana lain yang nggak kalah menarik untuk dicoba. Berikut beberapa wahana dan fasilitas yang ada di Predator Fun Park.

Baca juga Batu Secret Zoo Dunia Para Pecinta Hewan


Predator Fish

Di wahana Predator Fish ini pengunjung akan dimanjakan dengan beragam ikan yang dikenal sebagai predator seperti Piranha, Aligator, Nile Perc, Toman dan Arapaima. Pengunjung bisa melihat ikan-ikan itu secara dekat. Selain melihat-lihat, pengunjung juga bisa memberi makan mereka dengan didampingi oleh petugas.


Galeri dan Ensiklopedia Buaya

Di wahana Galeri Buaya ini pengunjung akan mendapatkan informasi seputar buaya serta jenis-jenis buaya yang dipelihara di Predator Fun Park. Sedangkan di Ensiklopedia Buaya pengunjung akan dibekali lebih dalam lagi pengetahuan tentang buaya. Pengunjung akan mendapat pengetahuan seputar jenis buaya dan di mana saja mereka tinggal, sistem reproduksi buaya hingga cara menyelamatkan diri dari buaya esaat berada di alam luas.

Baca juga Belajar Sambil Bermain Dengan Dinosaurus


Berkeliling Kolam Buaya

Pengunjung bisa mengunjungi buaya secara dekat dan berfoto di kolam buaya, tentunya buaya-buya itu sudah jinak dan ada pawang yang mendampingi. Jika ingin mengelilingi area buaya, pengunjung bisa menggunakan Croco Train yaitu kereta khusus untuk berkeliling area buaya.


Wahana dan Fasilitas lain

Selain bernuansa hewan predator di wisata Predator Fun Park ini juga disediakan wahana lain seperti rumah hantu, area outbond, taman bermain, wahana air dan juga Food Court.

Baca juga Liburan Menyenangkan di Kusuma Agrowisata Batu


Wisata ini buka setiap hari mulai pukul 08.30-16.30 WIB.  Harga tiket masuk Senin-Jumat sebesar Rp 35.000/orang sedangkan pada Sabtu, Minggu & hari Libur sebesar Rp 50.000/orang. Bagaimana, apakah anda tertarik? Jangan lupa share di kolom komentar ya.

Mengenal Indahnya Wisata Boon Pring Malang

Wisata Malang - Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

Wisata bernuansa lingkungan alam (ekowisata) tidak kalah menariknya denganwisata-wisata lain. Bahkan banyak wilayah yang kini sedang gencar-gencarnya menyulap potensi alam menjadi objek wisata yang sangat menarik. Jika di postingan sebelumnya saya menawarkan keindahan Kampung Ekologi Batu, selengkapnya di Kampung Ekologi Batu kali ini saya akan mengajak teman-teman menjelajahi keindahan salah satu ekowisata di Kabupaten Malang yaitu wisata Boon Pring.


Wisata Boon Pring terletak tepatnya di Desa Sanankerto Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Tempat ini bisa dijangkau dalam waktu kurang lebih 1 jam dari pusat Kota Malang dengan jarak tempuh sekitar 40 km. Seperti namanya, wisata ini bernuansa alam yang asri dengan bamboo (pring) sebagai ikonnya. Wisata Boon Pring telah mengalami perubahan setelah sebelumnya bernama Taman Wisata Andeman. Wisata ini pada awalnya merupakan hutan bambu, setelah adanya program konservasi dari pemerintah yang dibantu oleh masyarakat setempat akhirnya terbentuklah Taman Wisata Andeman atau yang sekarang ini kita kenal dengan nama Boon Pring. Lalu apa saja yang menarik dari wisata ini? Yuk kita simak.


1. Dikelilingi oleh 6 mata air

Wisata Boon Pring dikelilingi oleh 6 mata air alami yang membentuk danau yang indah. Keenam mata air itu adalah Sumber Adem, Sumber Towo, Sumber Gatel, Sumber Maron, Sumber Krecek dan Sumber Seger.


2. Memiliki luas sekitar 36 hektar

Wisata Boon Pring berada di lahan dengan luas kurang lebih sekitar 36 hektar. Dari luas tersebut didominasi oleh tanaman pring (bambu). Keberadaan bambu-bambu itu seakan menggambarkan jati diri wisata itu sendiri yang bernuansa alam.


3. Wisata yang sangat instagramable

Bagi generasi milenial, mengabadikan sebuah momen ke dalam bentuk foto sudah terasa seperti hal wajib. Di manapun dan kapanpun kegiatan selfi sering sekali kita jumpai terutama saat berada di tempat-tempat yang instagramable. Tidak kalah dengan wisata-wisata lainnya seperti 6 wisata di Malang yang fotogenik wisata Boon Pring juga bisa menjadi surganya para pecinta fotografi. Alasannya tidak lain adalah karena wisata Boon Pring memiliki pemandangan yang sangat indah dan didukung dengan spot-spot yang instagramable.

Penasaran? Yuk agendakan bersama kaluarga atau orangorang terdekat lainnya. Jangan lupa share pengalaman menarik di kolom komentar ya. 1 lagi jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan saat berlibur ya.

Wisata bedengan yang cocok untuk berkemah



Wisata Malang - Wisata bedengan ini terletak di Dusun Selokerto, Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Lokasi wisata ini sedikit tersembunyi, tetapi perjalanan menuju wisata ini sangat menajubkan.  Saat melewati perjalanan menuju wisata ini mata kalian akan dimanjakan oleh keindahan alam  dengan nuansa kampung dan kebun jeruk.

Baca juga: Cobain Wisata Ekstrim Kasembon Rafting, yuk!

Berlibur ke tempat menyenangkan dan menenangkan adalah pilihan tepat untuk mengehela napas setelah disibukan oleh berbagai macam aktivitas. Berlibur di wisata bedengan inilah yang cocok, karena suasananya yang menenangkan dan kondisi alam yang indah akan membuat pikiran serta diri kalian plong dari kebisingan kota.  Sekitar perjalanan meuju bedengan ini kita akan disuguhkan oleh banyaknya pohon pinus yang memberikan suasana rindang, sejuk, dan nyaman.



Fasilitas yang disediakan di wisata ini meliputi lahan perkemahan dengan luas kurang lebih 2,5 hektar, warung, toilet, gazebo, musholah, flying fox, kayu bakar untuk berkemah dan lahan untuk parkir. Sebelum dijadikan tempat wisata dulunya bedengan adalah tempat yang dignakan untuk pembibitan tanaman. Suasana yang sejuk diiringi dengan suara mengalirnya air sungai menambah kenyamanan pengunjung.

Baca juga: Berwisata Sambil Belajar di Museum Kesehatan Jiwa

Destinasi wisata yang berada di sebelah barat Malang, yang jaraknya 15 km dari kawasan Bandulan atau Dieng. Untuk menempuh tempat ini dari Malang kota hanya diperlukan sekitar 30 menit saja. Untuk menuju wilayah ini jika dari Malang kota kalian cukup melewati jalur Dieng, Tidar, dan Joyo Grand. Kalian juga bisa menggunakan Google Maps jika kebingungan mencari lokasinya.

Bedengan yang biasa digunakan untuk berkemah sangat cocok dikunjungi bagi kalian yang pecinta alam dan menikmati alam terbuka. Memang tempat ini belum banyak mengalami pembangunan sehingga masih terlihat alami dengan hijaunya tumbuhan seperti pohon pinus dan kebun jeruk. Untuk mengunjungi tmpat ini pun sangat murah, karena kalian hanya dikenakan tarif 3000 rupiah untuk parkir dan sekitar 5000 rupiah untuk masuk wilayah ini.



Nah, tertarik mengunjungi tempat ini? Dengan tarif yang sangat murah kalian bisa menikmati keindahan alam dan merasakan ketenangan serta kenyamanan ketika berada di tempat ini. Yuk, ajak teman dekat atau keluargamu untuk berlibur di wisata Bedengan.

Baca juga: Puncak Batu Tulis, Gunung Kawi

Sumber gambar: Google

 Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

Belajar Sambil Berlibur di Kampung Ekologi Batu



Wisata Malang - Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

       Kampung Ekologi Batu – Kegiatan wisata identik dengan berlibur, jalan-jalan dan bermain. Namun ada beberapa jenis wisata yang tidak hanya untuk hiburan tetapi juga untuk sarana belajar seperti wisata edukasi dan wisata berwawasan lingkungan (ekowisata). Baca juga Pesona Wisata Eco Green Park

    Ekowisata selain menawarkan hiburan juga memanjakan mata kita dengan nuansa lingkungannya yang didesain seasri dan seindah mungkin. Ekowisata menonjolkan lingkungan alam yang asli ataupun buatan untuk objek wisata. Selain didesain untuk keindahan tempat wisata, biasanya ekowisata juga menawarkan paket pembelajaran. Salah satu ekowisata yang ada di Malang Raya adalah Kampung Ekologi Batu (KEB).

    Kampung Ekologi Batu terletak tepatnya di Kelurahan Temas Kota Batu. Kampung ini sebenarnya tidak jauh berbeda dari kebanyakan kampung, yang membedakan adalah pengelolaan potensi yang ada di dalamnya. Kelurahan Temas tepatnya RW 06 kini disulap menjadi objek wisata dengan kearifan lokal mengingan desain wisata seperti ini banyak diminati oleh wisatawan. Baca juga Wisata Kampung Cempluk Kabupaten Malang Di setiap gang mata kita akan dimanjakan dengan aneka tumbuhan yang ditanam menggantung oleh warga setempat. Selain itu setiap gang di kampung ini juga disesain semenarik mungkin. Setiap gang memiliki nama seperti gang cinta, gang bahagia dan lain-lain.


    Untuk memanjakan wisatawan, Kampung Ekologi Batu juga dilengkapi dengan banyak spot foto. Selain desain kampung yang seringkali dijadikan spot foto dadakan, ada juga beberapa titik yang dikhususkan untuk berfoto ria. Sehingga wisatawan bisa dengan bebas mengabadikan momen ketika menjelajah kampung wisata ini. Baca juga Spot Foto Instagramable Hanya Ada di Goa Pinus

   

    Dari segi pendidikan di kampung ini juga ada paket wisata menginap bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih jauh tentang Kampung Ekologi Batu. Dalam paket ini wisatawan akan menginap di rumah induk semang dan mengikuti kegiatan yang telah dijadwalkan oleh pengelola, salah satu kegiatannya adalah mengikuti kegiatan pertanian dan berlatih membuat kerajinan tangan. Sedangkan dari sisi kesejahteraan warganya, Kampung Ekologi Batu memberdayakan masyarakat sekitar baik melalui induk semang paket wisata, bank sampah maupun pembuatan kerajinan tangan untuk oleh-oleh wisatawan. Selain untuk kepentingan ekonomi, warga setempat juga kompak bekerja sama untuk membuat kampungnya semakin asri sehingga meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung. Penasaran? Yuk berkunjung ke Kampung Ekologi Batu dan rasakan keseruannya berwisata lingkungan. Jangan lupa share pengalamannya di kolom komentar ya.

Bumi Kitiran, wisata yang cocok untuk Instagramable



Wisata Malang - Wisata yang cantik dan eksotis ini bernama Bumi Kitiran, wisata ini bertempat di Bumiaji, Kota Batu, Malang. Objek wisata ini sangat cocok digunakan untuk instagramable, karena tempatnya yang indah dengan ribuan kecantikan kinciran berwarna-warni. Tempat ini sebelum dibangun wisata Bumi Kitiran, dulunya adalah kebun jeruk. Wisata kinciran ini terdiri dari kurang lebih 24 ribu yang terdiri 6 warna yaitu kuning, merah, biru, merah jambu, dan orange. Fasilitas yang disediakan meliputi gazebo, warung, spot untuk berfoto, dan masih banyak lagi.

baca juga: Berwisata Sambil Belajar di Museum Kesehatan Jiwa


Jam buka wisata ini mulai pukul 09.00-17.00 WIB. Untuk tarif masuk kalian cukup membayar 10.000 rupiah saja kalian sudah bisa menikmati keindahan tempat ini. Keunikan dari tempat ini kincir yang tersusun rapi dengan ribuan kincir angin yang berputar ketika tertiup angin. Kincir angin yang ada di tempat ini terbuat dari bahan decosit, bahan yang digunakan ini tahan terhadap cuaca baik hujan maupun kemarau. Kalian yang ingin mengunjungi tempat ini, pasti akan merasakan sensasi suara yang dihasilkan oleh kincir angin ini. Nama “Bumi Kinciran” sendiri diambil dari kata Bumi yaitu daerah yang ditempati berada di Bumiaji dan Kinciran diambil dari kincir angin. Jika dilihat dari kejauhan wisata ini terlihat seperti ladang bunga warna-warni yang sedang bermekaran.

Baca juga: Wisata Lembah Indah Gunung Kawi

Bagi kalian yang ingin mengunjungi tempat ini disarankan untuk datang pada sore hari, karena selain suasana yang adem pemandangan pada pagi dan sore hari adalah pemandangan yang bagus untuk berfoto-foto. Pemandangan yang ada di belakan yaitu gunung panderman juga menambah kecantikan tempat ini. Tempatnya yang berada diperbukitan kalian bisa melihat perkotaan batu loh. Akses jalur menuju tempat ini cukup baik, hanya saja ada sedikit jalan yang kurang baik kalian harus melewati jalan yang masih menggunakan batu dan tanah. Jadi, kalian yang belum bisa mengendarai kendaraan dengan baik, sebaiknya mengajak teman yang sudah terbiasa dengan jalan yang kurang baik ini.



Nah, bagaimana tertarik mengujungi tempat ini? tempat yang indah dengan tarif yang tergolong murah kalian sudah bisa menikmati wisata Bumi Kinciran. Meskipun jalan yang dilewati cukup menantang, kalian tidak akan menyesal, karena kalian akan disuguhkan pemandangan yang menajubkan di sepanjang tepi jalan.

Baca juga: Wisata Bunga Terbesar di Malang, Flora Wisata San Terra

 Sumber gambar: Google


 Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

Minggunya di Taman Ijen Boulevard



Wisata Malang - Taman Ijen Boulevard Malang ini bertempat di  Jl. Besar Ijen Oro-oro Dowo, Malang. Saat ahir pekan adalah saatnya kita mengehela nafas libur, gunakan liburan kalian dengan bersantai bersama teman atau keluarga.  Taman ini menjadi simbol kota Malang, Taman Ijen adalah landmark sehingga menjadi kebanggaan Malang. Setelah 1 minggu mengalami kepenatan, maka di hari Minggu buatlah kesenangan seperti mengunjungi taman Ijen Boulevard. Taman ini memanjang di tengah sebagai pembatas jalan kembar Ijen. Taman Ijen Boulevard ini terdapat tumbuhan atau pohon palem, bebagai bunga yang cantik-cantik, dan rerumputan. Sepanjang jalan Ijen di pinggir juga terdapat kursi yang bisa digunakan untuk berfoto-foto.
Baca juga: Berwisata Sambil Belajar di Museum Kesehatan Jiwa

Jalan Ijen merupakan peninggalan Hindia Belanda, peninggalan yang masih terjaga hingga saat ini. Sejak pertama dibangun predikat menjadi jalan yang indah tidak pernah berubah. Sebagai wilayah landmark, jalan ini merupakan slah satu jalan yang di lewati oleh wisatawan ketika mengunjungi kota Malang. Taman ini dibangun untuk membatasi rumah dengan jalur pejalan kaki. Rumah-rumah yang berada di daerah ini dulunya adalah rumah pejabat Hidia Belanda.


Baca juga: Puncak Batu Tulis, Gunung Kawi

Adanya rumah-rumah bergaya Hindia Belanda ini menjadi khas tersendiri dan mengingatkan tentang sejarah kota ini. Hampir disetiap rumah di sini memiliki taman kecil, sehingga menambah kecantikan Ijen Boelevard. Pada hari Minggu lah taman ini ramai, dikunjungi oleh masyarakat umum yang bertujuan untuk olahraga, jalan-jalan, dan kuliner semua tersedia. Pastinya di taman ini seru dong, karena tempatnya yang luas tempat ini terkadang di gunakan sebagai tempat berkumpulnya komunitas-komunitas yag ada di daerah Malang.

Jalan Ijen merupakan salah satu karya dari arsitek Belanda, yang bernama Ir. Herman Thomas Karsten. Dengan memperhatikan keindahan Karsten pun merancang jalan Ijen menjadi mewah yang dihuni oleh para pejabat Hindia Belanda. Bangunan ini didirikan pada tahun 1935 sampai tahun 1960. Dalam perkembangan tempat ini memiliki banyak perubahan, karena pemerintah daerah yang tak pernah bosan untuk mempercantik suasana pada tempat ini. Bagaimana, tertarik mengunjungi tempat ini? selain tempatnya yang indah tempat ini juga cocok digunakan untuk berolahraga.

Baca juga: Wisata Alam dan Religi Umbul Rejo

 Sumber gambar: Google

 Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.