Latest News

WISATA
KULINER

TIPS WISATA

KOTA MALANG

KOTA BATU

KABUPATEN MALANG

Recent Posts

Kelapa Gading Café-Café dengan Spot Foto dan Kuliner Unik di Malang


Wisata Malang - Hai Sobat Traveler, jika membahas tentang kafe di Malang seakan tak ada habisnya, pasalnya Malang terus menghadirkan tempat nongkrong kekinian yang pastinya bersuasana nyaman dan santai. Nah, tak heran kalau kafe di Malang menjadi tujuan untuk melepas penat dari hingar-bingar perkotaan Malang yang sibuk. Bahkan kepadatan wisatawan di akhir pekan pun selalu menjadi pernak-pernik Kota Malang.

Salah satu tempat nongkrong di Malang yang wajib Sobat Traveler kunjungi adalah Kelapa Gading Café Malang. Kafe kekinian yang cocok untuk quality time dengan orang terdekat, nih. Kelapa Gading Café sendiri merupakan obyek wisata kuliner di Malang yang baru buka tanggal 27 Februari 2022. Walaupun masih baru kafe ini sudah terkenal dan viral di berbagai media sosial.

Kafe ini menghadirkan tempat berkonsep aesthetic yang kekinian, bahkan lahannya terbilang cukup luas, sehingga nyaman, dan fasilitasnya cukup. Selain itu, kafe ini menyajikan pemandangan alam yang mempesona, banyak pepohonan hijau nan rindang yang mengelilinginya. Terlebih, terdapat banyak pohon palm di daerah kafe yang menambah suasana sejuk.

Baca juga : 4 Rekomendasi Cafe di Malang dengan Spot Foto Terbaik

Selain itu, kafe ini mengangkat tema yang unik dan terdapat 2 area, yaitu indoor dan outdoor. Indoor menyajikan desain bangunan sederhana yang didominasi warna hitam dan kayu, sedangkan area outdoor mengusung tema taman terbuka hijau berpadu dengan tema industrial. Area outdoor inilah yang paling luas, cantik, dan nyaman.

Di area outdoor terdapat banyak tempat duduk, mulai dari duduk di bawah palm atau tempat duduk dalam tenda berbentuk kerucut yang menarik perhatian dan menjadi spot terbaik. Tak hanya itu, Sobat Traveller akan semakin betah berkunjung ke kafe ini karena disediakan fasilitas mulai dari area parkir, toilet, musala, live music, spot foto, ruangan AC, fasilitas protokol kesehatan, dan lainnya.

Baca juga : Akalpa Cafe Spot Asyik Untuk Foto-Foto Kekinian

Kelapa Gading Café Malang berlokasi di daerah Jalan Tirto Mulyo No. 80, Dusun Klandungan, Landungsari, Kec. Dau, Kota Malang, Jawa Timur. Akses ke kafe ini pun cukup mudah karena lokasinya dekat dengan pusat kota. Buat Sobat Traveler yang ingin ke sini, jam bukanya mulai pukul 12.00-21.00 WIB setiap harinya.

Tak kalah dengan kafe lainnya, Kelapa Gading Café Malang menyediakan berbagai menu baru seperti Kelapa Gading, Lost in Kelapa Gading, Iced Coffee Milk Kelapa Gading yang berkisar antara 20K-35K. Selain itu, ada berbagai minuman panas, es, hingga the yang harganya ramah di kantong. Tak lupa pula beragam makanan seperti Indonesian Food, Sandwich dan Burger, Light Meal, On The Bowl, dan Nasi Bakar yang terdapat beragam variasinya. Bisa jadi pertimbangan untuk nongkrong gak, nih, Sobat?


Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

Tips Aman dan Nyaman Bepergian Jauh dengan Si Kecil


Wisata Malang - Hai Sobat Traveler, buat Moms yang sering bepergian jauh membawa anak menjadi kebimbangan tertentu karena kondisi mereka yang rentan saat diperjalanan. Keinginan untuk travelling pastinya ada apalagi dengan hadirnya anak akan menjadi momen indah bagi Moms. Namun, karena anak kegiatan menjadi terbatas, bahkan ada rasa takut saat dalam perjalanan.

Sehingga banyak hal yang Moms persiapkan untuk bepergian jauh, ya, perlengkapan pribadi tentunya harus disiapkan agar perjalanan berjalan lancar. Terlebih kebutuhan yang diperlukan si kecil selama perjalanan, nah, dari sini perlu memperhitungkan apa saja dan berapa yang harus dibawa untuk perjalanan sekian lamanya. Oleh karena itu, berikut tips bepergian jauh dari si kecil :


1. Mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan

Pertama, pastinya harus mempersiapkan barang-barang yang diperlukan demi keamanan si kecil. Perlengkapan yang wajib dibawa saat bepergian jauh bersama anak antara lain stroller, mainan kesayangan anak, pakaian, kaos kaki, sepatu anak, tas plastik, selimut, popok, lap, handsanitizer, perlengkapan mandi anak, topi, botol minum, tempat makan, dan lainnya.

2. Mengemas perlengkapan anak dengan benar

Nah, selanjutnya Sobat perlu mengemas barang dengan baik dan benar agar tetap aman selama perjalanan. Berikut tips mengemas perlengkapan yang bisa diterapkan :
  • Mengemas perlengkapan anak beberapa hari sebelum perjalanan, Sobat bisa membuat daftar bawaan secara detail dan letakkan barang yang sangat dibutuhkan di tempat yang mudah untuk dijangkau.
  • Menggunakan tas popok anti-air dan mempunyai penutup untuk mengemas kebutuhan popok anak.
  • Masukkan obat-obatan dan perlengkapan mandi anak di dalam plastik yang tersegel atau plastip zip lock sehingga mencegah kebocoran di dalam tas nantinya.
  • Simpan pakaian anak dalam satu tas tersendiri.
3. Membawa travel cot


Nah, jika Sobat mempunyai rencana menginap di hotel atau rumah saudara, Sobat bisa membawa travel cot jika anak sulit beradaptasi dengan lingkungan baru. Hanya perlu menyediakan travel cot yang memudahkan anak untuk tidur juga memastikan untuk tetap nyaman meski jauh dari rumah.

4. Memilih transportasi yang sesuai

Setiap transportasi mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga perlu mempertimbangkannya dengan baik sesuai jarak tempuh, anggaran, dan efisiensi waktu. Mobil menjadi pilihan saat bepergian bersama si kecil, tetapi harus memastikan posisi si kecil sudah benar dan nyaman di car seat-nya. Lalu, jauhkan makanan manis dan lengket dari si kecil, lebih baik menyediakan biskuit.

Selain itu, jangan mengerem secara mendadak karena bisa menstimulasi si kecil untuk tantrum karena panik dan tidak nyaman. Pastikan membawa dan memasang car seat dengan benar di kursi pesawat sebelum anak menempatinya. Tak hanya itu, pastikan juga pakaian yang digunakan berlapis dan nyaman. 

5. Memilih waktu keberangkatan sesuai jam tidur anak

Usahakan keberangkatan dimulai sesuai perjalanan waktu tidur si kecil guna mengurangi kemungkinan anak merasa bosan dan memastikan anak tetap senang selama perjalanan. Sehingga perjalanan bisa dimulai di waktu malam hari saat semua orang termasuk anak beristirahat dan tidur.


6. Tidak membiasakan anak bermain gawai selama perjalanan

Saat membawa si kecil berlibur pastinya mainan menjadi barang yang penting untuk dibawa. Sebab, mainan bisa mengalihkan perhatian anak dari rasa bosan saat berada di kendaraan serta membuat anak senang. Namun, hindari gawai sering untuk menenangkan dan mengusir rasa bosan anak karena kebiasaan bermain gawai bisa menurunkan keinginan anak untuk berkumpul bersama orang lain.

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

Rekomendasi Bioskop Keren di Malang



Wisata Malang - Hai Sobat, belakangan ini banyak film bioskop yang sedang ramai terlebih sejak viralnya film KKN di Desa Penari. Semakin banyak orang yang berbondong-bondong ke bioskop untuk melihatnya. Eits, ada yang belum tahu tentang bioskop, nih, bioskop merupakan tempat untuk menonton pertunjukan fillm dengan layar lebar. Bioskop yang diproyeksikan ke layar lebar tak hanya membuat kita puas menonton, tetapi juga membantu kita lebih menjiwai film.

Bioskop mulai menyebar ke Indonesia pada tahun 2000-an dan umumnya tersebar di pusat perbelanjaan atau mal, bahkan ada pusat perbelanjaan yang mempunyai lebih dari satu bioskop. Kini, di Malang pun sudah ada tujuh lokasi yang menyediakan fasilitas bioskop, kebanyakan juga berada di pusat perbelanjaan atau mal. Nah, apa saja bioskop yang ada di Malang? Yuk, simak bioskop yang ada di Malang dan tempatnya!

Baca juga : Rekomendasi Wisata Baru untuk Akhir Pekan di Malang Raya

1. Araya XXI

Araya XXI menjadi bioskop pertama yang hadir di Malang, tetapi dengan studio reguler. Eits, tapi tempat ini desainnya unik dan mengangkat tema The Breeze sehingga membuatnya menjadi terlihat mewah dan sangat nyaman untuk dijadikan spot nonton. Bioskop ini terletak di lantai 2 Plaza Araya, Jalan Blimbing Indah Megah No. 2, Malang.

2. Mandala XXI

Untuk beberapa orang pasti nama Mandala XXI tidak asing karena sering disebutkan dan menjadi pilihan banyak orang untuk menonton bioskop. Mandala XXI ini berada di lantai 3 Plaza Malang, sejak dibangun sekitar 1980-an bioskop ini terus melakukan renovasi. Terlebih fasilitas pendukung yang terus ditambah dan diperbaiki guna memberikan kenyamanan dalam menonton untuk para pengunjung. Bioskop ini terletak di Malang Plaza, tepatnya Jalan Agus Salim No, 28, Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

3. Cinepolis Malang Town Square

Bioskop ini mempunyai total 6 studio dengan 1 studio kelas deluxe. Bioskop ini pun bisa terbilang baru dibandingkan dengan bioskop lainnya yang berada di Malang. Bioskop ini terletaak di Jalan Veteran No.2, Penanggungan, Klojen, Kota Malang.

Baca juga : Rekomendasi Kafe Buku yang Nyaman di Malang

4. Movimax Sarinah

Movimax Sarinah berlokasi di dekan alun-alun Malang, tepatnya di Sarinah Plaza, Jalan Jenderal Basuki Rahmat No. 2A, Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Bioskop ini mempunyai fasilitas yang terbilang nyaman. Di sana kursinya bisa digunakan untuk meluruskan kaki, tentunya harga tiket pun sedikit lebih mahal karena sesuai dengan kualitas yang ditawarkan.

5. Movimax Dinoyo

Bioskop ini tak jauh berbeda dengan Movimax Sarinah yang meningkatkan pelayanan untuk pengunjung dengan merenovasi interior dan eksterior bioskop. Selain itu, harga yang ditawarkan di bioskop ini pun cukup terjangkau. Movimax Dinoyo terletak di Dinoyo City lantai 4, Jalan MT Haryono, No. 195-197, Lowokwaru, Malang.

6. Dieng XXI

Dieng XXI masih termasuk anggota Cinema 21, sampai sekarang pun Dieng XXI terkenal di kalangan pemuda. Bioskop ini terletak di Cybermall Dieng atau Dieng Plasa lantai 3, Jalan Raya Langsep No. 2, Malang.

7. Transmart XXI

Last but not least, Transmart XXI berlokasi di Transmart MX Mall. Menakjubkannya, bioskop ini memiliki 3 studio baru dan menawarkan harga tiket yang terjangkau mulai dari Rp30.000-Rp40.000 per orang, tergantung jadwal penayangannya. Transmart MX Mall XXI Malang ini terletaak di lantai 5 Mall Transmart, Jalan Veteran Penanggungan, Klojen, Kota Malang.


 Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

Tips Memilih Tas untuk Travelling, Koper VS Ransel!


Wisata Malang - Hai Sobat Traveler, saat travelling mengepak barang bawaan dengan jenis tas yang akan digunakan menjadi masalah yang sering dihadapi. Yap, umumnya saat travelling Sobat menggunakan tas ransel atau koper. Nah, keduanya menjadi pilihan terbaik, sehingga untuk memilih memakai salah satu sangatlah sulit. Namun, keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Hal yang terpenting, gunakan tas sesuai dengan kebutuhan travelling Sobat, nih!

Buat Sobat Traveler yang masih suka bimbang dalam memilih, berikut cermati kekurangan dan kelebihan tas tersebut :

1. Koper bisa menampung barang-barang lebih banyak dan lebih rapi

Koper lebih efektif dalam menyusun barang bawaan dengan rapi karena bentuknya yang kaku membuatnya tidak mudah digeser. Dalam memindahkan barang ada di dalam koper pun, Sobat bisa membuka semua ritsleting sehingga bisa terbuka dengan sempurna. Cari ini memudahkan Sobat melihat semua bagian koper, sehingga tak perlu membongkar dan mengacak-acak seluruh isi koper saat mencari suatu barang.


2. Koper lebih praktis dibawa, tidak memberatkan punggung

Adanya roda pada koper mempermudah Sobat untuk membawanya ke mana-mana hanya dengan mendorongnya saat bepergian. Ya, Sobat tak perlu kelelahan mengangkat atau menggendong tas yang penuh dengan barang bawaan dan berat.

3. Koper lebih kuat dan aman

Koper sendiri mempunyai kelebihan melihat dari rangkanya yang kuat membuat barang bawaan akan aman. Sobat pun bisa menyimpan barang yang rentan pecah di dalam koper, karena koper lebih tahan banting dan memungkinkan baju jauh dari kerutan karena masih tersimpan rapi.

 4. Koper menghambat pergerakan

Koper memang memiliki banyak kelebihan, tetapi tak bisa dipungkiri koper juga memiliki kekurangan, yaitu menghambat pergerakan kita. Walaupun memiliki roda yang memudahkan didorong ke mana-mana, tetap saja saat harus berlari di tengah kerumunan misalnya untuk mengejar kereta akan membuatmu kesulitan. Selain itu, Sobat akan kesulitan jika menaiki dan menuruni tangga, Sobat perlu mengangkat koper agar tak terbentur anak tangga. Begitu pula jika Sobat berjalan di jalanan tidak rata, Sobat tidak bisa menggeret koper dengan mulus.

5. Ransel membuat kita bisa bergerak bebas

Hal yang menjadi kekurangan koper, menjadi kelebihan jika Sobat menggunakan Sobat saat membawa ransel. Ya, Sobat tidak ribet dalam berlarian saat mengejar bus, kesulitan naik turun tangga, karena ransel menempel di punggung. Sobat pun bisa bebas menggunakan kedua tangan yang tak lagi menggeret koper.


6. Ransel tidak bisa menampung banyak barang

Poin utama kekurangan ransel adalah minimnya kapasitas yang dimilikinya, sehingga Sobat harus pandai-pandai mengepak barang bawaan. Sobat bisa mengutamakan barang yang penting untuk dibawa. Walau Sobat harus menggendong ransel dalam jangka waktu yang lama, Sobat tidak akan lelah karena barang bawaan tidak banyak.

7. Ransel kurang aman menyimpan barang berharga

Ransel sendiri terbuat dari bahan yang ringan, sehingga mudah rusak dan robek karena alasan tertentu salah satunya overload. Oleh karena itu, Sobat perlu menyiasati dengan membeli ransel yang berkualitas, kuat, agar dapat bertahan lama. Selain itu, ransel mempunyai kekurangan, yaitu tidak bisa menyimpan barang yang tidak mudah pecah dalam ransel karena berbeda dengan koper yang mempunyai rangka kokoh sedangkan ransel terbuat dari bahan yang mudah robek.

Itulah kekurangan dan kelebihan menggunakan ransel dan koper, tidak ada yang terbaik di antara keduanya. Jadi, Sobat bisa memilih sesuai dengan kebutuhan travelling. Kalau Sobat Traveler lebih sering pakai yang mana, nih?

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

Pesona Taman Indah Arboretum Sumber Brantas


Wisata Malang - Hai Sobat Traveler, destinasi wisata bersuasana alam sangat banyak di Malang, tak menghilangkan pula keindahannya. Mulai dari pegunungan, gunung, bukit, air terjun, coban hingga taman. Sejuknya cuaca kota ini membuat bunga dan berbagai tanaman indah tumbuh subur, bahkan keindahannya menarik para traveller, nih. Ya, salah satunya Arboretum Sumber Brantang Malang yang merupakan milik Perhutani Kabupaten Malang. Lokasi taman konservasi Batu ini cukup jauh dari pusat kota, tetapi bisa memberikan petualangan menyenangkan untuk pengunjung.

Yaps, saat mengunjungi tempat ini Sobat Traveler akan melewati kawab perbukitan mempunyai panorama luar biasa. Taman satu ini berada tepat di kawasan gunung Anjasmoro yang melewati sungai Brantas, banyak orang yang mengenalnya dengan sebutan Arboretum. Arboretum sendiri berasal dari bahasa latin dan terdiri dari kata arbor yang artinya pohon dan retum yang berarti tempat. Menurut bahasa Indonesia, arboretum ini merupakan tempat berbagai pohon ditanam dan dikembangbiakkan untuk penelitian atau pendidikan.

https://travelingyuk.com/objek-wisata/arboretum-sumber-brantas/502


Biasanya arboretum digunakan sebagai tempat mengoleksi berbagai macam pohon serta menjadi obyek wisata edukatif yang mempunyai nilai keindahan. Terlebih di dalamnya terdapat beragam jenis flora dan fauna yang bisa dijadikan obyek penelitian. Umumnya arboretum menjadi solusi pemenuhan ruang terbuka hijau, konservasi keanekaragaman hayati, mitigasi perubahan iklim, dan daerah resapan air di perkotaan. Selain itu, arboterum bermanfaat untuk mengatur tata air, pengendali erosi, pembentukan iklim mikro, dan menjadi destinasi wisata atau rekreasi alam.

Arboretum Sumber Brantas sendiri brada di Dukuh Sumber Brantas, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Malang. Kebun raya mini ini berada tepat di lereng timur Gunung Anjasmoro, kurang lebih berjaraak 18 km sebelah utara Kota Batu dan dekat dengan Taman Hutan Rakyat. Untuk memasuki daerah arboretum ini Sobat Traveler hanya perlu membayar Rp20.000 per orang. Saat memasukinya Sobat akan disuguhi dengan suasana hutan yang rindang dan terawat.

Di taman ini, pepohonan masih menjulang tinggi dan tumbuh subur, serta masih tertutup lumut juga paku. Hal itulah yang membuat jalanan tersebut seperti permadani hijau yang cantik bahkan di kiri dan kanan jalan terdapat berbagai bunga yang menambah indah pemandangan. Bunga panca warna-warni menghias jalanan setapak di sana, terlebih mata akan termanjakan oleh warna eloknya yang bervariasi mulai dari putih, kuning, biru, keunguan, merah, hingga jingga.


Selanjutnya, Sobat akan tiba di sumber air Sungai Brantas yang masih jernih dan sejuk. Ada yang bilang, dulu sumber air ini mempunyai khasiat membuat awet muda, lho. Area ini dikenal sebagai titik nol sumber air hulu Brantas, tetapi di tempat ini tidak ada fasilitas umum yang lebih memadai. Eits, jangan ecewa karena Sobat Traveler bisa menemukan jembatan kayu yang melintasi jalan setapak. Jembatan ini melintang serta terdapat tanaman liar baik yang berbunga maupun hanya dedaunan yang teratur, serta menambah kecantikan tempat ini.

sumber foto : instagram,com/uci_ae
Jembatan kayu yang dipenuhi bunga inilah yang menjadi tempat indah dan bersuasana romantis di sana. Nah, Sobat bisa mengabadikannya dalam foto instagenic, bahkan cocok untuk mengabadikan sesi foto pre-wedding yang natural dan segar. Jika Sobat ingin menggunakan taman ini untuk spot prewedding perlu membayar ongkos Rp50.000, tak lupa pula ongkos parkir. Bisa mih foto pranikah di sini, eh buat yang jomblo bisa kok liburan saja. 

Tempat ini memang cocok untuk spot foto instagenik lantaran menyajikan pemandangan taman yang luar biasa. Di mana terdapat pemandangan gunung di sekitar lokasi yang bisa menjadi background cantik kala mengambil foto. Ditambah lagi kehadiran taman bunga yang menambah kesan apik dan romantisnya tempat ini. Tak usah khawatir kehabisan foto, nih, karena banyak tempat foto dengan latar belakang indah seperti tumbuhan berbunga putih, jembatan kecil, dan lainnya yang cocok untuk pemotretan. Sobat Traveler kenal sama bunga yang tersebar di Arboretum Sumber Brantas ini gak? 

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

Keunikan Bahasa Orang Malang yang Membalik Kata, Ini Sejarahnya!




Wisata Malang - Hai Sobat Traveler, pasti di daerahmu memiliki bahasa gaul yang digunakan untuk berkomunikasi. Nah, di Malang, Jawa Timur pastinya memiliki bahasanya sendiri yang digunakan di kehidupan sehari-hari. Ya, bahasa orang Malang begitulah julukannya. Orang Malang mempunyai kebiasaan suka membalikkan kata atau biasa disebut bahasa walikan. Nah, bahasa ini mencari ciri khas dari warga Kota Malang, lho!

Bahasa walikan menjadi ciri khas warga Malang yang populer di Indonesia. Ya, seperti Ngalam yang merupakan kebalikan dari Malang. Selain itu, ada beberapa kata seperti sam yang arinya mas, oyi yang merupakan iyo atau iya, dan masih banyak lagi. Bahasa ini juga pernah digunakan dalam film Yowis Ben yang pemainnya Bayu 'Skak', menyematkan bahasa khas Malang ini dalam dialog antar tokohnya.


Namun, perlu Sobat tahu, nih, kalau bahasa Malangan atau walikan ini sudah dikenal sejak zaman dulu. Tepatnya, sejak masa Agresi Militer II Belanda pada tahun 1949 silam. Yap, berdasarkan buku Malang Tempoe Doeloe yang dikarang oleg Dukut Imam Widodo menyatakan bahasa ini muncul dari hasil pemikiran para pejuang GRK, singkatan dari Gerilya Rakyat Kota. Nah, GRK menjadikannya sandi atau password di kalangan pejuang.

Bahasa walikan digunakan untuk menjamin rahasia, efektivitas komunikasi antar pejuang dan pengenal identitas kawan atau lawan. Sebab, Belanda sering menyusupkan mata-mata yang bisa berkomunikasi dengan bahasa daerah setempat. Oleh karena itu, munculnya bahasa Walikan tak lepas dari ide prajurit GRK, Wasito, dan Suyudi Raharno. Yap, berawal dari sinilah bahasa Malangan itu bermula.

Di akhir Maret 1949, perlawanan GRK sering digagalkan, setelah dicari tahu ternyata ada informasi taktik dan strategi ada yang membocorkan karena ada mata-mata yang disusupkan Belanda. Suyudi Raharno dan Wasito akhirnya menyusun kode telik sandi berupa bahasa Malangan yang efektif. Dari bahasa Malangan atau Walikan ini, GRK berhasil membongkar mata-mata Belanda yang ternyata orang pribumi di sekitar mereka.


Ya, mata-mata yang ditugaskan menyamar menjadi penjual rokok, penjual jajanan, dan pelayan di warung. Beruntungnya, bahasa ini sangat efektif untuk komunikasi antarpejuang, sehingga GRK mampu menerapkan strategi yang jitu untuk melancarkan perlawanan terhadap Belanda. Bahasa yang sarat dengan kode dan sandi yang unik serta tidak terikat bahasa umum dan baku.

Bahasa dengan metode pengejaan secara terbalik yang dari belakang dibaca ke depan ini sudah diketahui masyarakat Malang. Bahkan sudah menjadi bahasa gaul untuk orang Malang. Bahasa yang awalnya hanya diketahui prajurit GRK ini kini menyebar luas, bahkan mudah dimengerti oleh kalangan orang Malang. Tidak heran jika orang Malang suka membalik kata, dengan kata lain menggunakan bahasa Walikan. Nah, apa nih bahasa gaul di daerah Sobat Traveler?
 
Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

Tips Mendaki Gunung Panderman untuk Pemula


Wisata Malang - Hai Sobat Traveler, Malang menjadi kota untuk para penggila gunung karena banyak yang mengelilingi kota Malang. Gunung dengan keindahan yang luar biasa seperti Gunung Bromo, Kawi, Welirang, Arjuna, hingga Panderman yang cocok untuk para pendaki. Mendaki bukanlah kegiatan yang mudah walau terlihat keren, karena ini berkaitan dengan nyawa. Oleh karena itu, Sobat Traveler perlu mempersiapkan dengan matang mulai dari peralatan dan logistik sampai mencari pengalaman di gunung yang lebih mudah sebelum mencoba gunung yang tinggi seperti Gunung Semeru.

Nah, buat Sobat Traveler sangat direkomendasikan untuk mendaki Gunung Panderman untuk mulai belajar dan mencari pengalaman. Gunung Panderman mempunyai ketinggian yang tidak seberapa, tetapi pemandangannya luar biasa. Gunung dengan ketinggian 2045 mdpl ini berlokasi di Kota Batu. Panderman mempunyai jalan curam dengan kemiringan mencapai 45 derajat. Meskipun begitu, gunung ini menjadi tempat terbaik untuk belajar mendaki daripada Gunung Semeru dan Gunung Arjuna yang ketinggiannya di atas 3000 mdpl.


Walau ketinggiannya lebih rendah dari Gunung Semeru maupun Arjuna, tetapi Gunung Panderman memiliki medan yang menantang. Kemiringannya pun membutuhkan persiapan mental untuk para pendaki sebelum memulainya. Pada umumnya waktu tempuh mencapai puncak gunung ini mencapai 3 sampai 4 jam, tetapi menyesuaikan dengan kemampuan individu bisa lebih cepat atau lebih lama. Namun, asyiknya mendaki tergantung Sobat Traveler yang bisa menyelinginya dengan pembicaraan dan candaan agar tak terasa berat.

Sobat Traveler bisa mengatur perjalanan pulang dan pergi dalam satu hari dengan durasi tersebut, jika tak ingin berkemah. Namun, untuk istirahat Sobat Traveler disarankan untuk berkemah selama semalam guna memulihkan fisik. Perlu diketahui, di Gunung Panderman hanya terdapat satu sumber air, yaitu di awal persimpangan antara jalan menuju Gunung Panderman dan Gunung Butak sebelum pendakian. Oleh karena itu, Sobat Traveler harus mengatur logistik untuk menentukan waktu minum dan hemat aiar untuk keperluan selama di sana. Keperluan masak pun membutuhkan air dalam jumlah banyak, selain itu soal makanan Sobat Traveler juga perlu menentukannya sebelum melakukan pendakian. 

Di Gunung Panderman terdapat kera-kera yang perlu Sobat Traveler waspadai karena makanan akan memancing perhatian mereka. Banyak pula cerita tentang perebutan makanan antara manusia dan kera di Gunung Panderman. Kera memang sangat berbahaya, sehingga pendaki harus berhati-hati. Namun, keberadaan kera di sana juga mengingatkan kita jika gunung tetaplah alam liar yang dipenuhi hewan liar seperti ular, kera, sampai macan. Tak hanya binatang, Sobat Traveler juga perlu memperhatikan tumbuhan yang terdapat di sana jangan sampai merusak maupun menggunakan tanaman yang salah.


Dalam pendakiannya ada dua jalur pendakian Gunung Panderman, yaitu jalur Dukuh Toyomerto di Desa Pesanggrahan atau jalur Curah Banteng. Jalur Dukuh Toyomerto menjadi pendakian yang banyak dipilih karena tidak terlalu ekstrim dan lebih cepat. Berikut rincian rute pendakiannya :

  • Pos Pendaftaran-Pos 1 Sumber Air
  • Pos 1-Pos 2 Latar Ombo
  • Pos 2-Pos 3 Watu Gede
  • Pos 3-Puncak Basundara
Hal yang perlu dipersiapkan untuk mendaki Gunung Panderman :

  1. Bawalah obat-obatan pribadi dan makanan sehat
  2. Menjaga ucapan dan tingkah laku saat pendakian
  3. Membawa perlengkapan berkemah seperti tenda, sleeping bag, hingga flaysheet
  4. Membawa senter atau headlamp
  5. Wajib lapor kepada petugas saat akan mendaki dan setelah mendaki
  6. Jangan membawa sampah botol plastik dan tisu basah

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.