Latest News

Kota Malang
Kota Batu

WISATA

KULINER

HOTEL

TIPS WISATA

Recent Posts

The Batu Villas, Cocok untuk Keluarga dan Backpacker







The Batu Villas and Lounge hotel memiliki ruang lobi yang didalamnya terdapat kolam ikan. Kolam tersebut menambah kenaturalan desain ruang yang bisa dinikmati pengunjung ketika mau bersantai di lobi. Ruang ini berada di bagian depan bangunan hotel, sehingga bisa dinikmati oleh pengunjung saat pertama kali masuk ke hotel guna melakukan check in.

The Batu Villas and Lounge memberikan beberapa fasilitas kepada pengunjungnya, antara lain: fasilitas internet wifi dengan kecepatan tinggi, bebas memanfaatkan  shampo, sabun, sandal, pasta gigi dan beberapa keperluan mandi lainnya. Pengunjung juga bisa mendapatkan minuman teh, kopi, sereal dan air mineral di tempat ini secara cuma cuma. Akan tetapi, hotel ini tidak menyediakan paket room plus breakfast. Jadi pengunjung harus memesan sarapan secara terpisah di restoran hotel atau di tempat lainnya. Namun pengunjung tidak perlu khawatir, karena di dekat ruang lobi ada restoran yang bernama warung khas Batu.

Masalah harga, The Batu Villas and Lounge hotel memberikan tarif yang lebih murah pada hari hari biasa  (weekdays) dibandingkan pada akhir pekan  (weekend) dan liburan saat tanggal merah. Hotel ini juga menyediakan kamar backpacker dengan ranjang susun yang memiliki harga cukup ekonomis.






Di sisi lain, ada juga pilihan tipe kamar Deluxe. Kamar ini berada di lantai 2 yang berhadapan langsung dengan view taman. Kamar ini memiliki fasilitas kamar mandi di dalam dan TV LED 32". Di samping itu, The Batu Villas and Lounge hotel juga memiliki beberapa tipe kamar dengan harga dan fasilitas yang tentunya berbeda satu sama lain. Antara lain: Junior room, Twinbed cottage, Romantic room dan Suite room.

The Batu Villas and Lounge juga membantu pengunjung yang ingin berjalan jalan menikmati keindahan kota Batu dan sekitar, dengan menyediakan rental kendaraan, antara lain : mobil, sepeda motor bahkan sepeda gunung. Sedangkan bagi pengunjung yang ingin memanjakan tubuhnya, hotel ini juga menyediakan jasa pijat dan Spa.

Dengan kata lain, Hotel ini bisa dijadikan referensi bagus bagi wisatawan yang ingin bermalam dan mengunjungi beberapa wahana wisata di Kota Batu. Untuk info lebih lanjut tentang hotel ini, bisa kunjungi websitenya http://www.thebatuvillas.com/


The Batu Villas

Address: Jalan Sultan Agung No. 29 kota Batu, Jawa Timur, Indonesia (65314)
Tel: +62 341 592955
Mobile/SMS/WhatsApp: +62 85707 5858 99
Email:  rsv@thebatuvillas.com
BBM:  7D8DEB8C
Facebook, Instagram, Twitter & Line: @thebatuvillas





Sederhana yang Mengkayakan






Wisata Malang - Kategori sebuah desa agar masuk menjadi desa wisata adalah mampu menampilkan keunikan atau kekhasan dari sosial budayanya juga kekayaan alamnya. Lalu, dari kesemuannya itu bisa dikelola dan dikemas agar mampu menyedot pengunjung, baik pengunjung lokal maupun asing.

Keunikan atau kekhasan ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang imbaskan mampu menciptakan ekonomi kreatif masyarakat pedesaan. Selain itu, untuk menjadi desa wisata harus memiliki sapta pesona yang meliputi : aman, tertib, bersih, indah, sejuk, ramah-tamah, kenangan/kesan ( baik secara fisik mau pun non fisik)

Dalam sebuah desa, banyak sekali potensi alamnya yang bisa digali dan ini dibutuhkan pioner-pioner berjiwa sosial tinggi. Memiliki kepedulian terhadap sekitar, smart, strigle. Ia mampu menciptakan terobosan-terobosan, pemecah solusi dari masalah yang ada. Ia mampu melihat dan menciptakan peluang.

Sesuatu yang kelihatannya sederhana, bila dikemas dengan unik, akan mampu menghasilkan daya tarik tersendiri. Juga mampu menginspirasi pihak lain. Contohnya salah satu paket wisata di desa Pujon Kidul: jalan-jalan ke sawah.






Tidak kebanyang sebelumnya bukan? Rutinitas keseharian para petani mampu menghasilkan uang. Apakah diperlukan peralatan canggih? Harus ada bangunan khusus? Tidak bukan? Hanya sebuah kesederhanaan. Sederhana yang mengkayakan. Contoh lain, petik apel, perah susu, mengelola makanan tertentu dari hasil buminya. Yang mana pada akhirnya, bisa menjadi ikon sebuah desa hanya dari sebuah makanan. Dan masih banyak lagi contoh-contoh lainnya. Pemikiran-pemikiran kreatif inilah yang diperlukan untuk terbentuknya desa wisata.

Ini baru satu desa, padahala masih ada 378 desa di Kabupaten Malang. Bila desa-desa tersebut mendapat sentuhan-sentuhan kreatif dan inovatif dari warganya, tak terhitung lagi jumlah pengunjung (baca: wisatawan) yang akan datang. Kehadiran mereka sudah pasti membawa dampak peningkatan ekonomi warganya.

Dengan adanya desa wisata ini, desa-desa yang dulunya banyak ditinggalkan penduduknya untuk merantau ke kota mencari pekerjaan, sekarang berbalik arah, malah mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Dengan adanya ini, otomatis mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan. Disamping itu, juga melahirkan/meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Semakin banyak SDM dalam sebuah desa, maka SDA desa tersebut akan terkelola dengan baik.

(Anna Nirwana/ http://sahabatandaberkarya.blogspot.com)

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar. Anda ingin tempat wisata, kuliner, dan hotel Anda lebih dikenal dengan web ini? Kami akan membantu Anda. Bisa hubungi kami di SMS/TELP/WA : 085103414877




Sudah Tahu Asal-Usul Nama Malang?






Wisata Malang - Apel hijau? Pasti langsung terlintas kata Malang. Iya, sebab dari sana lah kita bisa temukan apel-apel hijau khas Indonesia tersebut, sebutan lain apel hijau itu ya apel Malang, kan? Kalau kita sudah hapal muasal si apel kecil-kecil manis itu, maka tahu enggak sih asal-usul nama kota Malang itu sendiri?

Oke deh, sekarang kita kenalan dulu yuk sama kota Malang! Jika dilihat dari berbagai literatur yang ada, kata Malang memiliki beberapa hipotesa, sesuai dengan literatur yang menceritakan sejarahnya itu sendiri. Ada baiknya kita bahas satu per satu terlebih dahulu, ya? Supaya bisa ditarik kesimpulan, yang mana sih yang paling tepat menggambarkan Malang yang sesungguhnya.

Hipotesa nama Malang yang pertama berasal dari Piagam Kedu tahun 907 dan Piagam Singhasari tahun 908. Berasal dari nama Batara Malangkucecwara yang terdiri atas tiga kata, yaitu Mala yang bermakna kotor, palsu atau curang dan bathil, Angkuca yang berarti menghancurkan, dan terakhir Icawara yang bermakna Tuhan atau yang Maha Kuasa. Jadi artinya adalah “Yang Maha Kuasa menghancurkan kejahatan”.






Akhir tahun 1974 ditemukan sebuah prasasti tembaga di perkebunan Bantaran, Wlingi yang berada di sebelah barat daya kota Malang. Tulisan "...aning sakrid Malang-akalihan wacid lawan macu pasabhanira dyah Limpa Makanagran I..." yang tertulis di dalamnya kurang lebih diterjemahkan sebagai : di sebelah timur tempat berburu sekitar Malang bersama wacid dan mancu, persawahan Dyah Limpa yaitu. Kesimpulan yang dapat diambil adalah Malang merupakan tempat yang berada di sebelah timur dan disebutkan dalam prasasti, nama Malang juga ternyata sudah eksis sejak abad ke 12 Masehi.

Ada juga kisah yang menyebutkan bahwa Malang berasal dari kata membantah atau menghalangi yang dalam bahasa Jawa ‘Malang’. Berasal dari sebuah kisah dimana Sunan Mataram memiliki niat meluaskan pengaruh ke Jawa Timur, termasuk Malang. Tetapi mendapat perlawanan hebat dari penduduk lokal dan dari sanalah nama Malang didapat.

Terlepas dari hipotesa-hipotesa sebelumnya, dalam lambang Malang sebelum 1964 tertulis "Malang nominor, sursum moveor", kurang lebih artinya Malang Namaku, Maju Tujuanku. Tetapi 1 April 1964, dalam ulang tahunnya ke 50, semboyan tersebut diganti menjadi "Malangkucecwara". Sebuah semboyan yang diusulkan Prof. Dr. R. Ng. Poerbatjaraka, sebab hubungannya yang erat dengan asal usul kota Malang di masa emas Ken Arok, yang juga sudah menjadi nama tempat dekat candi Malangkucecwara.

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar. Anda ingin tempat wisata, kuliner, dan hotel Anda lebih dikenal dengan web ini? Kami akan membantu Anda. Bisa hubungi kami di SMS/TELP/WA : 085103414877




Pasar Burung Splendid, Hutannya Satwa di tengah Kota Malang






Wisata Malangku - Pasar burung Splendid yang sebenarnya merupakan bagian dari pasar aneka macam tanaman dan bunga, adalah pilihan tempat singgah yang tepat buat para pecinta Fauna.

Pasar ini sebenarnya terletak di Jl. Brawijaya, Jl. Majapahit serta Jl. Tumapel. Lokasinya cukup dibilang masih asri, mengingat pasar ini areanya tersambungkan oleh jembatan dengan lebar kurang lebih 3 meter. Meskipun air sungainya di bawah jembatan itu sangat kecil namun ukurannya cukup lebar dan dalam, kira kira 5 meteran dari atas jembatan.

Pemandangan sungai serta komponen biotik dan abiotiknya bisa dinikmati dari atas jembatan. Suara bisingnya kota Malang terasa hilang berganti dengan hiruk pikuknya satwa hutan. Di pasar burung splendid kita bisa menemukan aneka macam burung mulai Kenari, Kutilang, Punglor, Jalak, Beo hingga Cucak Rowo. Satwa tersebut sengaja dipajang oleh para penjual guna mendapat simpati dari para pengunjung.







Meskipun namanya pasar burung Splendid, namun banyak ditemukan satwa lain tempat ini. Mulai dari aneka macam ikan, kucing, anjing, kura kura dan aneka satwa lainnya. Untuk dapat mengadopsi satwa satwa tersebut, para pengunjung bisa melakukan tawar menawar terlebih dahulu guna mendapatkan harga yang lebih murah. Well... biar lebih jelasnya, kalau mau ngerti seperti apa suasana hutan satwa di tengah kota, coba aja datang ke tempat ini.

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar. Anda ingin tempat wisata, kuliner, dan hotel Anda lebih dikenal dengan web ini? Kami akan membantu Anda. Bisa hubungi kami di SMS/TELP/WA : 085103414877





Ekonomi Kreatif Desa Pujon Kidul






Wisata Malang - Pembukaan pameran potensi desa wisata di desa Pujon Kidul Kabupaten Malang, dibuka dan diresmikan oleh Bapak Bupati Rendra Kresna beserta jajarannya. Dalam acara tersebut  diikuti oleh 14 desa wisata yang ada di Kabupaten Malang dan 1 Pokdarwis (kelompok sadar wisata) dari Desa Ngadirejo Jabung yang sudah berpotensi masuk kategori desa wisata. Ada 24 Pokdarwis di Kabupaten Malang ini.


Pokdarwis merupakan asosiasi desa wisata yang selalu mengadakan pertemuan 3-4 bulan sekali, guna memecahkan segala permasalahan yang menyangkut desa wisata ini. Mengingat Kabupaten Malang memiliki 378 desa dan 12 kelurahan. Merupakan daerah terluas nomor 2 di Jawa Timur setelah Kabupaten Banyuwangi. Hal ini disampaikan oleh Ibu Lani Masruroh selaku Kepala Bidang Objek Wisata Kabupaten Malang dalam diskusi gayeng di pagi hari para blogger Jatim yang menginap  di rumah milik Ibu Sutinah salah satu warga desa Pujon Kidul.







Di acara pameran potensi desa wisata ini, mereka menampilkan berbagai macam  potensi  wilayah desanya, dari keindahan panorama alamnya, aneka ragam hasil buminya, kreasi olahan makanan dan  hasil kreativitas daur ulang. Mereka kemas dengan sangat rapi dan apik di stan masing-masing. Ada 19 stan yang disediakan panitia, 3 di antaranya ditempati Bank BNI 46, Bank BNI dan Bank Jatim.

Selain stan untuk peserta desa wisata, ada juga stan yang disediakan untuk warga desa  Pujon Kidul berjualan : stan warung tempo doeloe namanya, didesain secara unik. Menampilkan kesan warung zaman dulu/tradisional. Kalau stan peserta desa wisata terbuat dari tenda kain yang disanggah dengan besi, sedang stan warung tempo dulu terbuat dari bambu, anyaman bambu juga ijuk. Menu makanan yang dijual juga makanan tradisional dengan penyajian tradisional juga. Misalnya tempat makan minumnya dari batok kelapa, kemudian alat penerangannya pakai lampu templok/ petromak.


Selain makanan dijual pula perkakas dapur tradional, seperti cobek dari tanah liat, kendi dari tanah liat, lumpang dari kayu, centong nasi, sayur, cangkir dari batok kelapa, wakul/tempat nasi dari anyaman bambu,dll.  Bahkan yang berjualan pun memakai busana mode zaman dulu. Berkebaya, rambut dikepang dua, sangat unik sekali. Pemandangan yang sangat menarik di zaman modern ini.

Suasana-suasana tradisional yang ditonjolkan seperti inilah yang  diharapkan mampu menarik daya minat wisatawan asing maupun wisatawan nusantara untuk datang berkunjung. Dari kunjungan tersebut akan mendatangkan pendapatan dari sebuah desa wisata. Terciptalah ekonomi kreatif dalam desa tersebut, dan inilah yang terjadi di desa Pujon Kidul, sehingga desa ini mampu menjadi desa wisata percontohan dan dipilih sebagai tempat digelarnya acara pameran potensi desa wisata di Kabupaten Malang.

(Anna Nirwana http://sahabatandaberkarya.blogspot.com)

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar. Anda ingin tempat wisata, kuliner, dan hotel Anda lebih dikenal dengan web ini? Kami akan membantu Anda. Bisa hubungi kami di SMS/TELP/WA : 085103414877




Snack Ala Desa di Malang yang Bikin Kemecer





Wisata Malang - Makanan kecil atau camilan adalah sesuatu yang tak bisa lepas dari keseharian kita. Saat ini, camilan dengan mudah di dapatkan di toko-toko terdekat. Namun, tak semua memiliki manfaat dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Atau bahkan banyak mengandung penyedap dan hanya membuat dampak buruk bagi tubuh jika terus menerus di konsumsi. Snak olahan modern memang enak, namun olahan desa juga tak kalah. Banyak sekali hasil olahan warga desa yang menyajikan makanan ringan dengan rasa mantap, kabar baiknya lagi, olahan desa lebih alami. Berikut ini adalah lima camilan hasil desa di Kabupaten Malang yang patut Anda coba.

1. Stik Susu dari Pujon

Desa Pujon memang terkenal sebagai penghasil susu terbanyak. Susu segar dari Pujon memiliki kualitas yang sangat baik. Peran pemerintah daerah dan juga masyarakat yang begitu antusias membuat perkembangan Desa Pujon menjadi lebih pesat. Salah satu produk unggulan dari desa tersebut adalah stik susu, camilan enak dan juga bernutrisi. Yang pastinya sangat baik untuk bekal anak ke sekolah.

2. Keripik Apel Poncokusumo






Poncokusumo adalah desa penghasil buah apel yang melimpah, sepertihalnya Batu. Apel Poncokusumo memiliki rasa yang khas. Tak hanya bisa dimakan segar, buah apel juga diolah menjadi keripik apel yang kaya akan vitamin. Rasanya manis dan juga menyimpan asam yang segar. Perpaduan rasa asam manis tentu membuat keripik apel enak dinikmati kapan saja, dijamin tidak akan membuat Anda bosan.

3. Carang Apel Pujon


Pujon yang merupakan dataran tinggi memang sangat cocok ditanami apel. Hawa dingin membuat apel bisa tumbuh dengan subur. Tak heran jika apel juga merupakan salah satu buah yang melimpah di Desa Pujon. Dan masyarakat Pujon juga tak kalah kreatif dengan Poncokusumo dalam pengolahan apel. Jika desa Poncokusumo mengolah apel menjadi keripik, lainhalnya dengan Pujon yang menjadikan buah apel sebagai carang apel. Carang apel terinspirasi dari kue carang mas, yaitu ubi yang dipasrah dan digoreng menggunakan gula merah hingga renyah. Masyarakat Pujon mengganti ubi mentah dengan apel. Cita rasa carang apel sendiri sangat berbeda dengan carang mas, teksturnya lebih empuk dan renyah.

4. Tiwul dan Gatot Instan dari Pagak


Barangkali saat ini sulit menemukan jajanan kuno seperti Gatot dan Tiwul. Namun, masyarakat Desa Pagak yang kreatif dan cinta kuliner warisan nusantara berkreasi dengan membuat Gatot dan Tiwul kering. Makanan tersebut bahkan sudah diekspor sampai Korea. Bagi Anda yang rindu dengan camilan jadul, bisa mencicipi Tiwul dan Gatot kering tersebut. Rasanya tentu anak membuat Anda seolah kembali ke zaman tempo dulu.

**Nikmatus Solikha

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar. Anda ingin tempat wisata, kuliner, dan hotel Anda lebih dikenal dengan web ini? Kami akan membantu Anda. Bisa hubungi kami di SMS/TELP/WA : 085103414877




Keindahan Sunset Pantai Batu Bengkung








Wisata Malangku - Kalau ke Malang, rasanya pasti bakal kurang lengkap kalau belum main ke pantainya. Nah, kali ini Wisata Malangku akan mengajak kamu untuk main-main air di wilayah selatan Malang tepatnya di Pantai Batu Bengkung. Pantai yang belakangan hits banget di kalangan para pecinta traveller ini memang sangat tepat untuk disambangi.


Pantai yang berlokasikan di desa Gajahrejo, kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang ini terkenal akan keindahan yang disuguhkan saat matahari tenggelam. Sunsetnya dijamin akan membuatmu terpukau dibanding sejumlah pantai lain di Malang. Karena lokasinya yang terletak di pesisir selatan dan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia membuat ombak di pantai Batu Bengkung cenderung besar dan kuat. Hal ini menyebabkan adanya sejumlah larangan dilarang berenang.







Tapi kamu tidak perlu khawatir, karena masih bisa menikmati keindahan alam yang disuguhkan pantai ini. Bagi yang memang ingin berenang, ada waktunya kok. Misal nih ya ketika ombak besar tersebut dipecah oleh barikade karang air yang kemudin akan melewati barikade tersebut dan terjebak di cekungan berbentuk kolam. Nah, kamu bisa banget berenang di situ karena relatif aman. Tapi, kamu memang harus sabar karena kolam tersebut sering pasang surut.

Berkunjung ke Batu Bengkung kamu harus melewati sejumlah tantangan. Ini lo kenap dinamakan Batu Bengkung, karen kamu harus memanjat bukit batu cadas sebelum menikmati keindahan serta gemuruh suara ombaknya. Pasti bakal puas. Di tempat ini sendiri terdapat sejumlah fasilitas seperti toilet dan juga warung. Jadi, kamu tidak perlu takut akan kelaparan. Pantai Batu Bengkung sendiri sering dijadikan lokasi untuk berkemah.

Bagi kamu yang tertarik berkunjung ke lokasi seru ini, kamu bisa menggunakan petunjuk arah menuju Pantai Sendang Biru. Lantas pilih arah menuju Pantai Goa Cina. Pantai Batu Bengkung kira-kira berjarak 2 km dari Pantai Bajulmati. Wisata alam yang masih terjaga keindahannya ini merupakan tempat rekreasi yang murah banget. Kamu hanya perlu membayar 5 ribu saja untuk masuk, dan jika membawa motor parkir senilai yang sama. Kecuali kamu ingin menginap, harga parkir dan camping pun berbeda. Pantai Batu Bengkung juga punya sejumlah saung yang bisa digunakan sebagaai tempat berteduh.

Bagaimana? Setelah membaca ulasan di atas pasti bakal tertarik untuk mengunjungi pantai nan cantik tersebut. Dijamin nih ya setelah datang sekali pasti akan ada rasa kangen untuk berkunjung kembali di kemudian hari. Tidak percaya? Langsung menuju lokasi Pantai Batu Bengkung saja.  





KULINER