Latest News

WISATA
KULINER

TIPS WISATA

KOTA MALANG

KOTA BATU

KABUPATEN MALANG

Recent Posts

Nikmati lezatnya sambal Lalapan Bang Husein Oro-oro Dowo yang bikin ketagihan!







Wisata Malang - Lokasi dari warung ini cukup mudah ditemui karena berada di samping jalan besar tepatnya di jalan Brigjend Slamet Riadi 127a atau Oro-oro Dowo. Warung ini sendiri mudah ditemukan karena tumpukan lauk dan lalapan di etalase yang dipajang di depan dan terlihat dari pinggir jalan. Salah satu hal lagi yang menandai Lalapan Bang Husein ini adalah warungnya yang tidak pernah sepi pengunjung bahkan tak jarang banyak yang mengantre di depannya. Jika sudah ramai dikunjungi pembeli tandanya warung makan ini memang terjamin secara kualitas dan rasanya tidak diragukan lagi.




Warung yang tak pernah sepi dari pengunjung ini dikarenakan  rasa makanannya yang sangat lezat. Kekuatan utamanya adalah pada rasa sambal yang begitu segar, pedas dan gurih yang mampu membuat kening berkeringat namun lidah tetap bergoyang karena kelezatannya. Pokoknya sekali mencoba enggan untuk berhenti !

Berbagai lauk yang disajikan di warung ini sebenarnya hampir sama dengan warung yang lain seperti ayam, bebek, lele, tahu , dan tempe. Namun bumbu pada lauk yang begitu meresap serta gorengannya yang begitu sempurna menjadikan rasa yang dihadirkan sangat lezat dan berbeda dari penjual lalapan lain. Rasa yang begitu memikat dari Lalapan Bang Husein ini menjadikannya selalu dipenuhi pembeli bahkan sebelum waktu buka warungnya pada jam 5 sore. Antrean pembeli juga tidak pernah surut setiap harinya. Namun meski begitu, pelanggan terpuaskan ketika mencicip sambal dan lalapannya yang memanjakan perut. Tertarik mencoba?
  
Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.



Nikmati sensasi menyantap Tom Yum ala Black Canyon Coffee, rasanya Thailand banget!







Wisata Malang - Era modern seperti sekarang, semua jenis makanan dari berbagai penjuru dunia bisa masuk dengan mudah  ke negara lain. Tak terkecuali santapan khas Thailand yang kini marak tersaji di Indonesia. Yup, pecinta kuliner Thailand di Indonesia kini mulai marak dan tak bisa dianggap biasa saja. Rumah makan yang menyajikan menu Thailand pun sudah banyak. Salah satunya adalah Black Canyon Cofeee aka BCC yang  kini siap memanjakan pelanggannya di kota Malang. Selasa (12/4) kemarin, gerai anyar BCC telah resmi dibuka di Jalan Bondowoso No 21, Kota Malang.

Didirikan pertama kali oleh Tanong Bidaya dan Pravit Chitnarapong tahun 1993 silam di Thailand, BCC berhasil mendirikan 240 cabang di seluruh dunia. BCC pertama kali hadir di Indonesia melalui PT. Boga Citra Cemerlang pada tahun 2005, dengan membuka 3 gerai di Bali. Saat ini, BCC telah merambah kota-kota besar, seperti Bandung, Makassar, Semarang, Solo, Palembang, Surabaya, dan kini hadir di Malang.




Terkenal dengan kuliner dan kopi khas Thailand, BCC juga menyediakan sekitar 88 jenis menu khas Thailand, ada juga hidangan khas Asia-Eropa.

Soal menu andalan, ada menu yang wajib untuk dicoba yaitu Tom Yum Goong khas Thailand. Bahkang makanan yang satu ini berhasil membawa BCC meraih juara pertama dalam ajang International Food Expo 2010 di Bangkok. Wow gak kebayang gimana lezatnya ya ! Semangkuk Tom Yum Goong ini, dibanderol dengan harga Rp 59 ribu.

Selain Tom Yum Goong, Pad Kai, dan Chicken Green Curry Soup juga menjadi makanan andalan BCC Malang. Pad Kai merupakan kwetiaw goreng khas Thailand yang disajikan dengan taburan kacang tanah, cabai kering, dan jeruk nipis. Sedangkan, Chicken Green Curry Soup merupakan sup kari pedas yang disajikan dengan potongan ayam, terong, terong hijau, cabai merah, dan daun basil. Nyumm, membuat kita menelan air liur membayangkan kelezatannya !

Selain menu makanan khas Thailand, BCC juga menyajikan berbagai minuman yang tak kalah lezat seperti kopi arabica blend khas BCC, Chai Thai Yen, Iced Coffe Clasic Hot Tea, Ice Tea/Tea Frappe dan berbagai minuman lezat penghilang dahaga.

Bagaimana, tertarik untuk mencicipi kuliner khas negeri Gajah di Kota Malang ? Segera datang ke BCC Malang ya! 

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

6 Oleh-Oleh yang Wajib Dibeli di Malang






Wisata Malang - Belakangan ini Malang menjadi salah satu kota tujuan wisata untuk wisatawan dalam negeri. Banyak yang menjadi faktor pendukungnya seperti udara yang sejuk dan bebas polusi, harga makanan yang murah-murah, serta aneka ragam tempat wisata yang edukatif dan menghibur.

Meski Malang bukanlah sebuah kota besar, potensi wisatanya tidak bisa dihiraukan begitu saja. Beberapa tempat wisata yang menjadi andalannya adalah Taman Selekta, Wisata Petik Apel, serta Jatim Park 1, Jatim Park 2, Museum Angkut, dan Batu Night Spectacular yang terletak tidak jauh dari Malang yakni di Kabupaten Batu dengan waktu tempuh kurang dari 30 menit.
Berlibur ke Malang jadi semakin mudah karena bisa dijangkau menggunakan kereta api dan pesawat. Untuk kamu yang berada di Jakarta dan sekitarnya, gunakanlah pesawat saat hendak ke Malang untuk menghemat waktu. Sedangkan untuk kamu yang berada di Surabaya dan sekitarnya, gunakanlah kereta api karena lebih hemat biaya serta tidak membutuhkan waktu lama untuk perjalanannya. Jika hendak menggunakan kereta api, silahkan pesan tiketnya di aplikasi Traveloka.


Berkunjung ke suatu tempat rasanya tidak lengkap jika tidak membawa oleh-oleh untuk keluarga atau teman. Terkenal dengan perkebunan apel, oleh-oleh khas Malang sudah pasti didominasi dengan olahan apel. Apa saja sih macam-macam olahan apel khas Malang tersebut? Langsung saja simak daftarnya berikut ini.

1.       Sari Apel
Berbeda dengan hotel di tempat lain, hotel di Malang selalu menyajikan air mineral dan minuman sari apel untuk tamunya. Minuman sari apel ini rasanya manis dan menyegarkan tenggorokan di saat kelelahan. Minuman sari apel bisa ditemukan dengan mudah di setiap pusat perbelanjaan. Ada yang dikemas dalam bentuk sirup, teh celup, dan kemasan siap minum. Kemasan siap minum ini biasanya dikemas dalam gelas plastik ukuran 165 ml dan sudah disusun dalam dus besar. Tinggal pilih mau merek yang mana, bayar, lalu bawa dusnya. Kalau tidak mau dibebani dengan berat bagasi, kamu bisa membeli teh celup apel untuk oleh-oleh.

2.      Keripik Buah
Buah apel tidak akan tahan lama untuk disimpan di rumah. Salah satu cara menyiasatinya adalah dengan membeli keripik apel. Rasanya dijamin sama dengan buah apel khas Malang dan tidak mengecewakan lidahmu. Camilan ini cocok untuk menemani waktu santai di rumah ataupun saat bekerja di kantor. Selain apel, ada juga keripik buah dari semangka, melon, pisang, salak, durian, nanas, dan masih banyak lagi.

3.      Aneka Kerupuk
Aneka kerupuk khas Malang ini berbeda dengan kerupuk pada umumnya karena tidak cocok disantap bersama nasi atau makanan berat lainnya. Aneka kerupuk ini cocok untuk disantap bersama hangatnya kopi atau teh. Kebanyakkan kerupuk dibuat dengan rasa buah-buahan seperti buah naga, nanas, dan sebagainya. Tapi jika ingin coba yang berbeda dan unik, pilihlah kerupuk rasa kopi. Seperti apa ya rasanya? Yuk, dicoba langsung sendiri.





4.      Malang Strudel
Strudel adalah kue berjenis pastry dengan isian selai buah di bagian dalamnya. Untuk menonjolkan ciri khas Malang, maka dipilihlah isiannya berupa apel. Malang Strudel ini diperkenalkan oleh artis dalam negeri, Teuku Wisnu. Saat ini sudah ada 6 outlet Malang Strudel untuk mempermudah kamu menemukan oleh-oleh khas Malang yang satu ini. Beberapa yang mudah ditemui adalah outlet yang berada di depan Mall Batu Town Square dan outlet yang ada di dekat area check-in Bandara Abdurrahman Saleh.

5.      Lapis Malang
Kue yang satu ini tidak menggunakan apel sebagai bahannya. Tapi, rasanya mampu mewakili nuansa Malang. Lapis Malang terdiri atas 5 pilihan rasa yaitu Blueberry, Pandan, Choco Peanut, Cheese, dan Original. Outlet Lapis Malang ini bisa ditemui di Jalan Sukarno Hatta 30 kavling 5.


6.      Queen Apple by Farah Quinn
Chef tanah air yang satu ini belum lama membuka outlet oleh-oleh untuk kue andalannya. Ada 2 jenis kue yang disediakan yaitu Queen Apple dan Queen Strudle yang memiliki 3 varian rasa (cokelat, kayu manis, & keju). Setelah jalan-jalan di Museum Angkut, jangan lupa untuk mampir ke Queen Apple yang berada di seberang jalan ya.

Itulah beberapa oleh-oleh khas Malang yang bisa jadi referensi. Tidak hanya itu lho, ada juga snack ala desa di Malang yang pastinya bikin kamu kemlecer. Jangan lupa dicatat dan dibeli selagi mampir ke Malang ya!

 Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.




Wisata Lokal Malang yang Berasa Luar Negeri Banget





Wisata Malang - Traveling keluar negeri adalah salah satu impian bagi pecinta jalan-jalan. Akan tetapi, bujet yang susah dikondisikan membuat banyak traveller yang memilih untuk mengubur dalam-dalam impian mereka dan memilih untuk mewujudkan mimpi lainnya, misalnya saja adalah mengelilingi Indonesia dan mengeksplorasi Indonesia dengan detail. Indonesia itu indah sekali, banyak daerah yang memiliki pemandangan luar biasa indahnya dan berasa di surga dunia, bahkan hebatnya lagi banyak lho tempat wisata lokal yang berasa di luar negeri, salah satunya adalah di Kota Malang.





1  Kampung Warna-Warni Jodipan
Semua pastinya sudah tahu kampung yang memiliki bangunan yang berwarna-warni tersebut, lokasinya yang berada di Daerah Aliran Sungai Brantas yang membuat lokasi kampung ini menjadi mudah ditemukan, terlebih bangunannya yang berwarna-warni memang sudah terlihat dari jauh. Lokasi wisata baru yang satu ini mirip sekali dengan Cinque Terre dan Burano di Italia, atau Santorini di Yunani dan juga Longyearbyen di Norwegia.


2  Taman Kelinci Pujon. 
Kalau yang satu ini mengingatkan kita pada The Hobbit Series dan The Lord of The Ring, bukit-bukit hijau dengan lubang-lubang pintu di bagian depannya pasti mengingatkan kita akan Hobbington yakni kampung wisata Hobbit yang ada di Selandia Baru. Di Desa Pandesari, Pujon, kabupaten Malang. Bukan cuma identik dengan rumah Hobbitnya, disini juga banyak rumah kelinci berdesain lucu dan unik yang menambah segar mata.


3. Labirin Coban Rondo. 
Labirin identik dengan the Runner Maze, labirin misterius dan masih banyak lagi. Bagi yang pernah melihat Overhanging Gardens of Marqueysssac di Perancis, atau Hampton Court Palace di Inggris, pasti akan langsung suka melihat Labirin Coban Rondo ini. Bagaimana tidak? Adanya sistem jalan rumit dengan banyak kelokan dan jalan buntu ini memang menjadi daya pikat yang paling besar untuk para wisatawan. Selain menjajal kerumitan labirin, juga bisa mengoleksi banyak foto yang bagus-bagus untuk kenangan.

Bagaimana? Lokasi-lokasi wisata yang begitu dekat dengan kita ini tentunya bikin rasa penasaran terobati akan tempat wisata luar negeri. Jika memang ada lokasi wisata yang keren di Indonesia, kenapa harus sampai keluar negeri?

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.




Martabak Agung Martabaknya Tahun 90an





Wisata Malang - Yang namanya martabak memang jadi santapan sejuta umat ya? Dari ujung Barat sampai ke ujung Timur pasti memiliki kuliner yang disebut martabak, tentu saja dengan pengolahan dan ciri khas masing-masing. Begitu pula di Kota Malang, ada satu toko yang pesonanya tak pernah pudar sejak tahun 90an silam yakni Martabak Agung yang berada di wilayah toko buku Siswa. Sejak pertama kali berdiri, hingga saat ini Martabak Agung selalu saja ramai dikunjungi oleh penikmat martabak dari berbagai belahan Nusantara.

Lokasi tepatnya adalah di jalan Merdeka Timur 2F, lebih detailnya adalah pertokoan yang ada di samping toko buku Siswa. Apa yang menarik dari martabak yang satu ini? Tak lain dan tak bukan adalah kelezatan serta ketebalannya yang dijamin bakalan bikin nagih. Bahkan ada empat jenis martabak yang ditawarkan pada para pelanggan, yaitu martabak biasa, martabak Malvinas, martabak spesial dan juga martabak superior.





Apa yang membuat keempat jenis martabak itu berbeda? Salah satunya adalah ketebalannya, selain itu isiannya juga berbeda-beda. Isian seperti daging ayam cacah, telur dan juga daun bawang juga menambah semarak rasa martabak ini, apalagi jika sudah berpadu dengan renyahnya kulit martabak yang bikin nagih lagi dan lagi.

Selain menyediakan aneka martabak yang rasanya enak sekali, disini juga menyediakan berbagai santapan ala Timur Tengah serta tentu saja makanan ala Jawa yang lezat. Dari mulai Nasi Briani sampai dengan Tongseng bisa kita santap disini lho! Saran dari yang sudah pernah datang ke Martabak Agung, cobalah memesan makanan Timur Tengah dengan salah satu varian martabak, rasanya endess!

Begitulah, keberadaan Martabak Agung di sekitaran alun-alun ini seakan menjadi air segar yang menyejukkan. Jika sudah lelah berkeliling berbagai tempat, mengeksplor tengah Kota Malang yang luas dan  juga capek foto-foto untuk koleksi unggahan di media sosial dan puas belanja, kenyangkan perut sambil beristirahat sejenak di Martabak Agung adalah solusi yang paling tepat dan menyenangkan. 

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.




Sego Resek yang Bikin Perut Jadi Enggak Rese Lagi






Sumber Gambar: Google

Wisata Malang - Rese itu adalah suatu kondisi dimana seseorang menjahili kita atau bersikap mengesalkan dan bikin kita jadi bad mood. Tapi kalau yang satu ini beda lagi urusannya. Sama penulisannya bukan berarti Sego Resek bikin kesal orang yang datang lho ya, yang ada malah bikin pengunjung jadi senang dan kenyang. Lho kok bisa? Ya bisa dong, soalnya Sego Resek ini adalah salah satu kuliner kaki lima yang paling ngehits di Malang.

Memiliki arti sebagai nasi sampah, kata kiasan itu rupanya berbanding terbalik dengan rasanya. Bagaimana bisa sesuatu yang dinamai sebagai ‘sampah’ malah jadi primadona dan banyak pelanggan yang sampai antri demi mencicipinya? Awal mulanya, warung nasi mawut khas Jawa ini berada di tempat pengumpulan sampah atau resek. Jadi dimulai dari sana nama Sego Resek mulai populer di kalangan para pecinta nasi mawut.

Baca Juga: Kuliner Super Pedas Kota Malang

Sumber Gambar: Google




Untuk rasa dan aromanya tidak boleh dipandang sebelah mata, karena memang rasanya dijamin enak, aromanya juga luar biasa menggugah selera. Cara memasaknya juga masih sangat tradisional karena menggunakan tungku serta arang yang menambah aroma nasi. Penggunaan arang bukan karena tanpa alasan, tetapi karena panasnya yang jauh lebih awet dan tahan lama. Selain itu, memasak sego resek juga dalam porsi besar, jadi bisa dialokasikan untuk menjadi beberapa puluh porsi dalam satu kali masak.

Lalu apa saja yang menjadi isian dari Sego Resek ini? Dari mulai suwiran ayam, tauge, kol dan juga mie meramaikan rasa. Dengan adanya bumbu dasar spesial dan kecap menambah kekayaan rasa makanan khas Jawa yang satu ini. Adanya jeroan dan sayap ayam gurih yang menjadi lauk tambahan, dijamin membuat penikmat Sego Resek jadi makin lahap makannya. Terlebih rawit hijau yang disantap bersama nasi juga menambah seru suasana makan.

Baca Juga: Kuliner Ikan Segar di Kampoeng Air Lahor

Sumber Gambar: Google

Lokasinya di jalan Brigjen Katamso, dari perempatan Kasin kurang lebih sejauh 50 meter saja ke arah Barat. Sekalipun hanya menyediakan satu jenis menu saja, namun warung yang buka dari jam setengah enam malam sampai jam sepuluh malam ini selalu laris manis dikejar pembeli.

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.



Pasar Klojen Punya Pecel Asli Malang Lho!






Sumber Gambar: ngalam.co

Wisata Malang - Pecel adalah salah satu jenis makanan yang paling banyak ditemui di berbagai sudut kota wisata, pengolahannya yang mudah dengan aneka bahan yang bisa dengan mudah ditemukan di pasar dan supermarket, membuat pecel jadi makanan khas semua daerah. Akan tetapi, pecel yang satu ini beda lho! Sebab Pecel Klojen adalah satu-satunya pecel dengan ulekan bumbu yang Malang banget.

Resep bumbu pecel yang disajikan di warung yang sudah puluhan tahun beroperasi ini adalah turun temurun, Mudjiasari sang pemilik warung mengatakan bahwa ia mendapatkan resep ini langsung dari ibunya, yakni Misnati. Keduanya adalah warga asli Malang dan bertempat tinggal di jalan Cokroaminoto atau gang seberang dari Pasar Klojen. Itulah mengapa Pecel Klojen disebut-sebut sebagai pecel asli Malang, karena yang meracik, mengolah dan menjualnya adalah asli orang Malang.
Sumber Gambar: merdeka.com
Dari tahun 1975 warung Pecel Klojen ini terus memenuhi selera pecinta pecel, lokasinya yang tak berpindah dari lokasi awal membuat pelanggan lama dan baru terus berdatangan berkat berita dari mulut ke mulut. Yang membuat bumbu pecel khas Malang ini pas banget adalah karena tingkat kekentalan dan kemanisannya sangat pas, begitu sempurna saat dipadukan dengan sayuran segar. Belum lagi tambahan tempe dan mendol membuat pecel jadi semakin nikmat disantap.




Ada juga sate komoh yang bisa ditambahkan sebagai lauk tambahan, selain itu juga disajikan dalam pincukan daun pisang untuk makan di tempat maupun yang akan dibawa pulang untuk lauk di rumah. Berkat alas daun pisang ini kemudian membuat aromanya menjadi jauh lebih khas dan nikmat, beda sensasinya menyantap santapan pakai alas plastik dengan alas dedaunan seperti daun pisang, lebih menggugah selera.
Sumber Gambar: Google
Lokasi Pecel Klojen ini sendiri ada di dalam pasar, untuk sampai ke lokasi masuklah dari pintu pasar sebelah Utara, kemudian berbelok ke kanan dan kita bisa melihat penjual pecel ini. Akan tetapi bagi yang penasaran dengan rasa pecel ini jangan datang terlalu siang, karena sejak buka pukul enam pagi, pukul sembilan juga sudah habis tandas karena banyaknya pelanggan. 

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.