Latest News

WISATA
KULINER

TIPS WISATA

KOTA MALANG

KOTA BATU

KABUPATEN MALANG

Recent Posts

Rekomendasi Tempat Camping di Malang Tanpa Perlu Trackking



Wisata Malang - Liburan ke Gunung sudah menjadi hal wajar di Malang, begitu pula pantai. Banyak pantai dan gunung indah yang tersebar di Malang, biasanya saat ke dua tempat ini ada keinginan untuk menginap lantaran menikmati pemandangan sunset yang estetik. Pasti ada yang rela tidur di mobil atau membuat kemah kecil-kecilan untuk menikmati keindahan alam di sana.

Nah, kini Malang sudah menyediakan tempat berkemah tanpa perlu trackking, sehingga Sobat Traveler bisa merasakan suasana yang berbeda saat berkunjung ke Malang. Di mana tidak perlu lagi berjalan kaki jauh seperti saat kamu berkemah di gunung, sudah ada beberapa tempat yang menyiapkan akses menggunakan motor maupun mobil. Yuk, kepoin destinasi apa saja nih yang menyediakan tempat camping tanpa per trackking!


1. Bumi Perkemahan Bedengan

Tempat yang lebih dikenal dengan nama Bedengan ini merupakan destinasi wisata yang populer dan menjadi pilihan untuk berkemah. Akses menuju Bedengan pun mudah karena jalannya sudah diaspal dan kamu akan disuguhi kebun jeruk sepanjang perjalanannya. Saat memasuki area Bedengan perlu bergantian dengan pengendara lain karena jalannya yang kecil. Mobil maupun motor bisa masuk kawasan camping ground dengan melewati air sungai.

Kawasan Bedengan pun cukup luas, mampu menampung lebih dari 400 pengunjung. Fasilitasnya pun cukup lengkap mulai dari kamar mandi, warung, toilet, pusat informasi, dan masih banyak lagi. Tempat ini buka selama 24/7 atau seharian selama tujuh hari penuh. Lokasinya di Jalan Raya Selokerto, Godehan, Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Harga masuknya pun terjangkau, yaitu Rp13.000 per orang untuk menginap, jika tidak menginap Rp5.000, dan Rp10.000 untuk setiap kendaraan bermotor.

2. Coban Rais

Coban Rais mempunyai daya tarik tersendiri, tempat yang merupakan air terjun ini terkenal dengan area kemah. Jalan menuju lokasinya pun mudha karena sudah beraspal dan bisa dilewati kendaraan bermotor. Tak hanya tiket masuk, ada biaya lain seperti lokasi berkemah yang digunakan sebesar Rp50.000. Selain itu, ada pemandangan matahari terbit, air terjun, flying fox, gunung, dan destinasi Batu Flower Garden.


Terdapat fasilitas umum yang disediakan seperti toilet, mushola, listrik, kamar mandi, tempat parkir, dan beberapa warung. Tempat ini berlokasi di Jalur Lkr. Bar. No. 8, Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Harga masuknya pun Rp10.000 per orang untuk tiket masuk. 

3. Precet Forest Park

Di sini Sobat Traveler bisa merasakan berkemah di tengah hutan pinus yang cocok untuk rekreasi keluarga. Untuk ke sana pun mudah, terlebih bagi pengendara motor yang bisa langsung masuk ke kawasan kemah menggunakan motor. Tempat ini pun sudah dilengkapi dengan warung makan, kamar mandi, toilet, dan bisa melihat pemandangan indah Gunung Kawi. Precet Forest Park yang berlokasi di Precet, Sumbersuko, Wagir, Malang ini juga bisa dijadikan tempat untuk prewedding

4. Bumi Perkemahan Ledok Ombo

Jika sebelumnya Precet Forest Part merupakan hutan pinus dilengkapi tempat kemah, kali ini Ledok Ombo adalah tempat khusus camping yang berada jauh di dalam hutan. Suasananya pun jauh dari kebisingan dan tenang. Mobil maupun motor bisa menuju tempat ini, tetapi medannya sedikit sulit. Tepatnya, berlokasi di Dusun III, Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Untuk menuju ke tempat kemah pun hanya kendaraan motor yang bisa melewati jalannya. Tempat ini pun menyediakan kamar mandi, mushola, toilet, dan warung yang buka dengan pukul 17.00 WIB. Ada juga katering yang dibanderol mulai dari Rp10.000 hingga Rp20.000 yang akan diantar sampai ke tenda. 


5. Air Terjun Coban Talun

Di Coban Talun terdapat tiga camping ground favorit, yaitu Apache Camp, Pagupon Camp, serta OYOT. Apache Camp bertema glamour camping yang berupa kamar dengan desain mirip desa suku Indian. Sedangkan Pagupon Camp berupa pondok mirip cottage. Untuk menuju ke tempat ini pun mudah dengan motor maupun mobil. Serta bisa langsung masuk ke lokasi, sehingga memudahkan untuk berkemah di samping kendaraan.

Di sana juga disediakan fasilitas seperti kamar mandi, toilet, mushola, warung, makanan serta minuman, listrik. Suasana di tempat ini pun sunyi sehingga Sobat Traveler bisa menikmati suasana alam yang sesungguhnya, serta bisa trackking ke air terjun. Destinasi wisata ini berlokasi di Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

Tips Membuat Itinerary Liburan Mempermudah Perjalananmu


Wisata Malang - Hai Sobat Traveler, pasti tidak asing lagi dengan istilah itinerary yang merupakan rencana rute atau perjalanan yang disusun saat akan bepergian. Umumnya, menyusun itinerary lengkap dengan keterangan waktu agar kita bisa menghemat waktu. Selain itu, diharapkan agar rencana perjalanan yang kita susun berjalan sesuai keinginan. 

Biasanya saat bepergian ke suatu tempat tanpa menuliskan rencana perjalanan pasti akan menghabiskan banyak waktu untuk mencari tahu tentang tempat tujuan. Apalagi masih terkendala beberapa hal saat dalam perjalanan ke destinasi wisata seperti harga tiket tidak sesuai yang diperhitungkan atau tempat tersebut tutup. Nah, pentingnya itinerary yang rinci bisa menghemat pengeluaran karena segalanya telah terencana dengan baik. Berikut tips membuat itinerary yang bisa diterapkan Sobat Traveler termasuk solo traveling:


1. Menentukan destinasi

Langkah pertama yang perlu dilakukan saat akan berlibur adalah menentukan destinasi, oleh karena itu pilihlah daerah dan tempat yang ingin dikunjungi terlebih dahulu. Seringkali kita kesulitan memilih tempat yang bisa dikunjungi karena pilihanya sangat beragam. Saat bingung memilih destinasi wisata, cobalah pilih tempat wisata favorit yang sesuaii dengan budget dan ketersediaan waktu.

2. Menandai destinasi utama

Walau telah memilih destinasi yang akan dikunjungi, tetap penting untuk menentukan destinasi utama yang akan dikunjungi. Jadi, apabila waktunya tidak cukup, destinasi utama bisa dikunjungi terlebih dahulu tanpa harus bingung kembali menentukan tempat yang akan dikunjungi.

3. Mencari tahu tentang transportasi lokal serta waktu perjalanan

Hendaknya, memastikan terlebih dahulu tentang transportasi yang digunakan ke tempat tujuan. Sobat perlu melakukan riset mengenai transportasi umum mana saja yang dibutuhkan, waktu operasional, serta biayanya. Selain itu, pertimbangkan kenyamanan menggunakan transportasi umum tersebut saat akan mengambilnya.


Apabila Sobat Traveler tidak ingin ribet berpindah-pindah ke destinasi wisata dengan naik turun transportasi umum, bisa menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa kendaraan. Saat menyewa kendaraan, pastikan untuk melakukan riset tentang kisaran biaya dan yang lainnya. Riset akan memudahkan dalam membuat itinerary.

4. Menyertakan rencana akomodasi

Disarankan untuk menyertakan rencana akomodasi dalam itinerary, sebab jika sudah direncanakan sejak awal berarti pekerjaan akan lebih ringan dan tak bingung mencari-cari lagi. Lokasi tempat menginap pun bisa melengkapi rencana kegiatan, oleh karena itu tentukan akomodasi di awal sehingga liburan terasa menyenangkan dan menenangkan.

5. Membuat rencana cadangan

Membuat satu itinerary rasanya tak cukup jika terjadi sesuatu di perjalanan atau ada perubahan rencana. Maka dari itu, pastikan selalu mempunyai rencana cadangan. Ini berguna saat ada salah satu atau lebih destinasi tutup, sehingga kita memiliki cadangan destinasi untuk dikunjungi. Tak hanya itu, pastikan juga melakukan riset destinasi cadangan itu sehingga pengeluaran sesuai rencana. Rencana cadangan puun penting jika terjadi situasi tak terduga, misalnya karena cuaca yang tak sesuai prediksi.

Untuk Sobat Traveler yang ingin melakukan perjalanan bisa mulai membuat itinerary yang mempermudah dalam traveler. Sehingga Sobat tidak lagi bingung menentukan ke mana akan pergi, hemm buat yang biasanya berprinsip ‘Yang penting berangkat dulu, tempatnya bisa ditentukan sambil jalan’ kebanyakan hanya menghabiskan waktu ke satu tempat wisata dan berujung mengecewakan. Ada yang sudah pernah membuat itinerary belum, nih? 
 
Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

5 Hutan Pinus di Malang Cocok untuk Healing



Wisata Malang - Kota Malang tidak jauh dengan destinasi wisata alamnya yang banyak digemari oleh wisatawan dari kota ini sendiri maupun dari kota lainnya. Pasalnya Kota Malang selalu mempunyai tempat baru yang layak untuk dikunjungi dan meninggalkan kesan di hati pengunjungnya. Terlebih destinasi wisata alam yang indah dan bersih memanjakan mata setiap berkunjung ke kota ini.

Salah satunya wisata hutan pinus, yang menjadi incaran para traveler. Terlebih untuk yang ingin mencari udara segar, berburu foto estetik, dan memanjakan mata dengan suasana hijau dan alami. Nah, tak hanya memiliki berbagai pantai yang bisa dijadikan refreshing, ada juga beberapa wisata hutan pinus di Malang. Ya, ada banyak lokasi yang menyuguhkan keindahan hutan pinus sebagai ikon pertama wisatanya, antara lain:


1. Hutan pinus semeru

Belakangan ini, Hutan Pinus Semeru yang terletak di Dusun Arjosari, Desa Sumber Putih, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang ini menjadi destinasi yang populer di kalangan remaja. Sesuai dengan namanya, Hutan Pinus Semeru tepat berada di lereng Gunung Semeru sehingga mempunyai suasanya yang sejuk. Tempat ini pun didominasi oleh pohon pinus yang berjajar rapi dengann hiasan payung cantik serta beragam tulisan atau kata-kata unik.

Tak hanya menyuguhkan pemandangan yang indah, tetapi juga ada kegiatan seru yang bisa dilakukan di hutan ini, yaitu berfoto ria. Sobat Traveler juga bisa menyewa hammock dengan harga mulai dari Rp5000, di mana sudah bisa menikmati udara dan suasaa hutan pinus yang menenangkan.


2. Hutan pinus sumberawan

Sobat Traveler pasti masih asing dengan nama destinasi wisata ini. Sebelumnya Candi Sumberawan tidak terlalu populer karena lokasinya yang jauh dari pusat kota, yaitu berada di Desa Toyomarto, Singosari, sehingga banyak orang yang enggan ke tempat itu. Kini, Candi Sumberawan telah menghadirkan candi berupa stupa peninggalan Kerajaan Singosari, daerah ini pun telah dilengkapi dengan area hutan pinus yang cantik. Bahkan, wisata hutan pinusnya telah ditambah dengan fasilitas swafoto kekinian serta hammock, sehingga banyak remaja yang berkunjung ke sana.

3. Ledok Ombo Poncokusumo

Daerah Poncokusumo memang mempunyai berbagai air terjun ang cantik, tetapi tempat ini juga menyuguhkan wisata hutan pinus yang keren. Ledok Ombo Poncokusumo merupakan kawasan outbound yang sering dijadikan lokasi berkemah. Sobat Traveler akan menjumpai kawasan hutan pinus yang luas dengan udara yang asri dan menenangkan hati. Tak hanya itu, hutan pinys di Ledok Ombo juga menyediakan rumah pohon, hammock untuk duduk santai, downhill area bersepeda, dan Pinus Cafe yang bisa menjadi tempat untuk menepis lelah sambil menikmati kopi.


4. Budug Asu

Tak seperti namanya yang terdengar kasar, tempat ini memiliki keindahan yang bikin kamu ingin ke sana. Destinasi wisata ini menjadi salah satu spot liburan yang populer di area Malang. Mulanya tempat ini digunakan sebagai jalur motocross dan off-road, kini berubah menjadi tempat wisata yang banyak digemari. Terdapat bukit hijau yang menjadi andalan dan gardu pandang yang merupakan spot foto instagenic. 

Untuk Sobat Traveler yang hobi trekking, bisa coba jalan-jalan menjelajahi hutan pinus di lereng Gunung Arjuna. Eits, tapi jangan sampai lupa mengabadikan foto dengan latar belakang hutan pinus yang indah. Budug Asu berada di area agrowisata Kebun Teh Lawang, Kabupaten Malang, untuk ke sana perlu menggunakan kendaraan off-road atau motor traill.

5. Hutan Pinus Bendosari

Hutan pinus satu ini berada di Dusun Cungkal, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Seperti namanya, tempat ini menyuguhkan taman pinus di mana pohon-pohon pinus menjulang tinggi. Jika Sobat Traveler ingin mengunjungi tempat dengan panorama yang elok, Hutan Pinus Bendosari sangat cocok untuk menghilangkan jenuh dari rutinitas sehari-hari. Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan di sini, mulai dari berfoto, menyewa trail mini, menyewa hammock, hingga berkemah.

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

6 Cara agar Tetap Aman Berenang di Sungai


Wisata Malang - Ketika cuaca panas keinginan untuk liburan ke sungai yang jernih dan terlihat biru semakin menggebu, bahkan rasanya sulit untuk menahan diri untuk tidak berenang. Memang kolam lebih aman dan nyaman, tetapi udara sejuk dan adrenalin sungai memiliki ketertarikan sendiri untuk membuat liburan lebih seru. 

Mayoritas orang yang jalan-jalan ke sungai akan langsung terjun untuk berenang dan bermain untuk meraasakan kesegaran airnya. Terlebih jika kondisi sungai bersih dan jernih. Namun, sebelun terjun untuk berenang, Sobat perlu melakukan persiapan agar kegiatan berenang di sungai tetap aman. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar berenang di sungai tetap aman, antara lain :


1. Memeriksa kondisi sungai

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum memutuskan untuk berenang adalah memahami kondisi dan arus sungai tersebut. Sebab, jago berenang saja tanpa memahami medannya pasti akan berbahaya. Oleh karena itu, disarankan untuk melihat bentuk sungai, memastikan sungai tersebut sungai wisata atau tidak, karena sungai wisata biasanya akan menyediakan perlengkapan untuk berenang. 
Namun, jika berenang di sungai yang bukan untuk tempat wisata disarankan untuk membawa throwing bag. Throwing bag merupakan sebuah tas yang berisi tali panjang yang kurang lebih 20 meter, tali ini bisa digunakan untuk menyelamatkan seseorang yang hanyut di sungai.

2. Membawa peluit

Tak hanya throwing bag, peluit pun wajib dibawa karena berguna jika ada seseorang yang hanyut atau terbawa arus sungai. Saat ada teman yang kecelakaan di sungai, Sobat bisa membunyikan peluit karena berteriak saja kemungkinan tidak terdengar. Biasanya suara kita akan kalah dengan suara air sungai yang menabrak bebatuan. Nah, peluit ini membuat orang lain bisa mendengar kita dengan baik. Selain itu, juga mempercepat datangnya bantuan karena suaranya yang nyaring, orang yang hanyut pun bisa segera diselamatkan.


3. Membawa pelampung

Pelampung sangat disarankan untuk dibawa, terlebih untuk orang yang tidak bisa berenang atau belum ahli karena ini berguna untuk menyelamatkan diri. Terkadang arus sungai pun bisa berubah secara tiba-tiba, menjadi deras tanpa disadari. Oleh karena itu, persiapkan semua hal dengan matang.

4. Memeriksa kondisi cuaca

Saat berwisata ke sungai penting untuk memeriksa kondisi cuaca dengan aplikasi untuk memperkirakan nantinya hujan atau tidak. Sebab, di beberapa wilayah sungai di Indonesia arusnya terlihat tenang, tetapi di bagian hulu atau atas tengah hujan. Hal inilah yang menyebabkan arus sungai tiba-tiba deras karena air dari atas turun ke bawah.

5. Melakukan peregangan

Peregangan sering dilakukan sebelum melakukan olahraga berat untuk pemanasan otot terlebih dulu agar tidak langsung dikagetkan dengan kegiatan yang langsung berat akan berisiko pastinya. Terlebih sebelum berenang ke sungai akan lebih baik jika melakukan peregangan agar tidak mengalami kram. Peregangan sendiri penting agar otot badan tetap lentur, serta bisa melakukan peregangan betis dan kaki. Setiap gerakan dalam peregangan bisa dilakukan selama dua menit dengan interval waktu 20-30 detik.


6. Memastikan tetap terhidrasi

Berenang merupakan kegiatan yang cukup menguras tenaga, sehingga perlu untuk memastikan tubuh agar mendapatkan cukup cairan dan elektrolit. Selain itu, makanlah makanan yang bergizi untuk persediaan tenaga selama berenang. Serta disarankan untuk minum air putih yang sudah ditambah dengan garam sebanyak 0,3-0,7 gram.

Nah, itulah 6 hal yang perlu dipersiapkan sebelum berenang di sungai mengingat sungai di Indonesia sangat banyak dan tidak semuanya aman. Tak hanya 6 hal di atas, tetapi kamu juga perlu memastikan jika tidak ada hewan yang membahayakan nantinya. Kalau Sobat Traveler bawa apa saja, nih saat berwisata ke sungai?

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

Ingin Liburan Ke Luar Negeri? Kenali Istilah Penerbangan Ini!


Wisata Malang - Liburan keluar negeri menjadi impian semua orang, terlebih ke negara yang sangat disukai. Salah satunya Korea yang populer dan menjadi negara favorit untuk dikunjungi karena keindahan dan budaya uniknya, mungkin juga ada yang karena penasaran dengan makanan atau tertarik dengan artis maupun pemeran drama Korea.

Dalam hal ini, pesawat menjadi salah satu transportasi yang sering digunakan wisatawan saat travelling melintas negara. Untuk yang pertama kali naik pesawat, pasti akan menjumpai istilah asing penerbangan yang banyak sekali. Terlebih saat menggunakan penerbangan rute internasional, ada banyak istilah penerbangan yang wajib diketahui. Hal ini agar Sobat Traveller tidak salah paham atau salah alamat. Berikut istilah penerbanagn yang perlu diketahui:


1. Baggage

Baggage berarti barang bawaan penumpang. Setiap maskapai penerbangan mempunyai batas maksimal kargo gratis serta wajib membayar bagasi jika kelebihan muatan. Baggage inilah yang akan diurus oleh pihak bandara untuk dimasukkan ke dalam bagasi pesawat, Sobat juga bisa membawanya ke pesawat dan meletakkannya dalam bahasi kabin atau istilah penerbangannya carry on luggage.

2. Booking

Booking merupakan istilah untuk proses pemesanan tiket. Proses ini bisa dilakukan secara online lewat situs web yang menyediakan layanan pemesanan tiket pesawat atau melalui situs resmi setiap maskapai. Hal ini digunakan untuk check-in nantinya, ya setelah melakukan reservasi Sobat akan mendapatkan kode untuk melakukan check in.

3. Check-in

Check-in adalah proses pengecekan data penumpang mulai dari identitas, tujuan keberangkatan, dan lainnya. Proses check-in bisa dilakukan sebelum berangkat ke setiap konter maskapai di bandara. Kini, proses check-in pun lebih mudah, yaitu secara online melalui situs resmi pihak maskapai atau konter check-in mandiri yang terdapat di bandara.


4. Arrival

Istilah ini ditujukan untuk menyebut area kedatangan di bandara atau tempat pemberhentian penumpang yang baru saja mendarat dari pesawat.

5. Boarding pass

Boarding pass adalah sebuah tanda pengenal yang digunakan untuk masuk ke pesawat terbang. Istilah ini merupakan tiket penerbangan yang berisi identitas penumpang, jam terbang, serta kursi penumpang.
Istilah ini pasti sudah pernah mendengarnya, terlebih untuk yang pernah menaiki pesawat. 

Selain istilah di atas yang wajib diketahui sebelum melakukan penerbangan, masih ada banyak istilah penerbangan lainnya. Seperti delay yang sering bikin genting penumpang, yaitu penundaan jam keberangkatan. Ada pula lawan dari arrival, yaitu departure yang artinya kepulangan. Nah, istilah penerbangan apa saja yang sudah Sobat Traveller ketahui?
 
Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

Etika Travelling Ke Tempat Baru, Traveler Harus Tahu!



Wisata Malang - Liburan menjadi hal menyenangkan, tak hanua bisa menjelajah ke tempat baru, Sobat bisa mendapatkan pengalaman berharga. Selain itu, Sobat perlu menjaga etika saat berkunjung ke tempat baru. Faktanya, setiap daerah dan negara mempunyai nilai sopan santun yang berbeda. Sehingga, sebagai tamu ada baiknya mencari tahu apa yang dilakukan atau tidak dilakukan saat liburan ke tempat baru, Berikut etika travelling ke tempat baru yang perlu Sobat Traveler tahu!

1. Mengetahui jika Sobat Traveler adalah tamu

Di tempat baru, Sobat Traveler perlu menanamkan jika kamu adalah tanu dan tidak menetap di tempat tersebut. Berarti, sebagai tamu tidak sepatutnya Sobat Traveler merasa terlalu nyaman seperti tinggal di rumah sendiri. Sebagai tamu, tentunya kamu perlu menghormati pemilik rumah. Oleh karena itu, hormati sesuatu di daerah itu dan termasuk penduduk, maka bersikap sopanlah pada mereka.


2. Mempelajari dan mematuhi aturan atau adat istiadat setempat

Biasanya di beberapa tempat bisa Sobat temukan papan petunuk yang berisi aturan guna melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Patuhi peraturan tersebut, karena aturan atau adat istiadat pasti dibuat karena alasan tertentu.

Misalnya, di Pulau Dewata yang sangat ingin kalian kunjungi, yaitu Bali di sana ada aturan jika dilarang menginjak atau merusak sesajen. Selain itu, perempuan yang sedang menstruasi dilarangg memasuki area suci. Konon katanya, apabila melanggar peraturan bisa terkena malapetaka, tetapi yang terpenting adalah menginjak sesajen atau memasuki area suci saat datang bulan merupakan bentuk rasa hormat terhadap tradisi atau kepercayaan setempat.

3. Menggunakan pakaian yang sesuai

Biasanya di beberapa negara terdapat aturan berpakaian sendiri untuk pria maupun wanita. Aturan ini diharapkan untuk diikuti oleh turis asing, misalnya wanita dilarang mengekspos bagian tubuh yang terbuka, dilarang menggunakan sandal jepit, bahkan ada negara yang melarang menggunakan piyama saat ke mal. Walaupun Sobat tidak setuju karena tidak sesuai dengan budayamu, akan lebih baik untuk mematuhi aturan tersebut untuk menunjukkan jika Sobat mematuhi aturan atau tradisi.


4. Memperhatian cara dan nada berbicara

Sebelum berkunjung ke suatu tempat, ada baiknya Sobat melakukan riset mendalam tentang tempat tersebut. Bahkan, Sobat disarankan untuk menghindari berbicara atau berdebat dengan masyarakat setempat tentang hal yang tidak Sobat pahami. Sebab, sebagian daerah atau negara mempunyai konflik politik dan sejarah yang rumit. Oleh karena itu, perlu diingat jika masyarakat setempat mungkin sensitif tentang topik tertentu, terlebih politik dan agama.

5. Tidak sembarangan mengambil gambar

Saat berlibur rasanya tak lengkap tanpa mengambil gambar atau beberapa swafoto di destinasi tertentu yang sudah menjadi kebiasaan para pengunjung. Foto sendiri tak hanya menjadi kenang-kenangan, tetapi juga sebagai bahan unggahan di media sosial. Namun, Sobat perlu berhati-hati saat ingin mengambil gambar dari objek tertentu, sebab di beberapa tempat dilarang mengambil foto atau video. Apabila Sobat ingin berswafoto dengan penduduk lokal ada baiknya meminta izin terlebih dulu kepada mereka.

Nah, itulah etika yang perlu Sobat Traveler lakukan saat liburan ke tempat baru. Memang kita berhak melakukan apa pun karena tujuan berkunjung adalah untuk bersenang-senang dan menikmati tempat liburan. Namun, Sobat juga perlu menjaga sikap karena ada penduduk setempat yang perlu dihormati. Jangan membuat kesan buruk di tempat liburanmu, kalau Sobat ingin berkunjung ke negara mana nih? Sudahkah mencari tahu tentang negara tersebut?

Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.

5 Keunggulan Kota Malang, Kalahkan Yogya Sebagai Kota Ideal Kuliah



Wisata Malang - Seperti yang sudah kita ketahui, jika Malang terkenal sebagai kota pendidikan bahkan tak jarang disebut sebagai kota mahasiswa. Namun, tak mengalahkan Yogya yang sebagai kota pendidikan yang menjadi pusat universitas favorit di Indonesia. Pasalnya, dalam sejarah Yogya juga memiliki berbagai kampus yang berkualitas, tetapi sekarang Kota Malang tak kalah dengan Yogya.

1. Kota Pendidikan

Di provinsi Jawa Timur, tak hanya Surabaya yang menjadi pilihan ideal untuk kuliah, melainkan kota Malang juga. Ada berbagai kampus negeri serta swasta yang bisa menjadi pilihan mahasiswa guna menuntut ilmu. Terlebih kampus negeri di kota ini lumayan banyak, di antaranya Universitas Brawijaya atau UB, Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Islam Negeri (UIN), serta Politeknik Negeri Malang.


Itulah deretan kampus berkualitas yang menjadi incara setelah menempuh bangku SMA dan SMK di beragam daerah di Indonesia. Selain itu, ada beberapa kampus swasta yang tak kalah bagus seperti UMM (Universitas Muhammadiyah Malang), Unisma (Universitas Isllam Malang, dan lain sebagainya. Hemm, tak perlu diragukan lagi jika Kota Malang menjadi salah satu pusat kota Pendidikan di Jawa Timur.

2. Kota wisata

Kota Malang juga terkenal dengan julukan kota wisata lantaran banyak tempat wisata di kota ini yang semakin bertambah setiap tahunnya, terlebih dekat dengan Batu. Eits, Batu dan Malang tidak satu wilayah. Namun, jika Sobat kuliah di Malang makan bisa menikmati destinasi wisataa di dua kota tersebut karena jaraknya yang tidak jauh dari pusat kampus.

Banyak sekali destinasi wisata di Malang dan Batu misalnya Jatim Park, Batu Night Square, Museum Angkut, dan lainnya. Masih banyak pula wisata alam dan kafe yang tersebar di Malang. Ya, ada Coban Talun, Coban Rondo, dan Coban Pelangi, serta Gunung Panderman juga Gunung Arjuna.

3. Mempunyai iklim yang sejuk

Kota Malang yang terletak di dataran tinggi tentunya mempunyai suhu yang bisa dikatakan sejuk, tetapi untuk yang tidak terbiasa tinggal di Malang akan merasa kedinginan saat awal di kota ini. Namun, saat sudah terbiasa iklim yang sejuk malah membuat kita bisa belajar dengan nyaman.


4. Biaya kos murah

Umumnya biaya kos tergantung fasilitasnya, tetapi untuk kos dengan fasilitas standar di Malang cukup terjangkau. Biaya kos standar di Malang berkisar antara Rp4-6 juta per tahun. Biaya ini biasanya sudah mendapatkan fasilitas kamar mandi, tempat tidur, dan sudah termasuk listrik jika beruntung.

5. Biaya hidup murah

Untuk orang dari luar pulau Jawa yang kuliah di Jawa Timur serta beberapa daerah Jawa lainnya akan terkejut mengetaahui biaya hidup di Malang yang lebih murah daripada di daerah mereka. Biasanya untuk makan berkisar Rp20.000 yang sudah bisa mendapatkan makanan dan minum, tentunya itu untuk warung di sekitar kampus. Nah, itulah lima alasan kenapa memilih kuliah di Malang, tak perlu diragukan lagi karena banyak hal yang menyenangkan di Malang. Sudah menentukan kampus yang kamu inginkan belum, nih?

 
Like dan share jika tulisan ini bermanfaat buat kamu, ya? Ramaikan juga dengan komentar.